Menangi Pilpres Turki, Erdogan Janjikan Era Baru
Senin, 11 Agustus 2014 - 09:43 WIB
Menangi Pilpres Turki, Erdogan Janjikan Era Baru
A
A
A
ISTANBUL - Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan telah memenangkan pemilihan presiden Turki. Erdogan menjanjikan sebuah era baru di Turki dengan mengklaim dirinya sebagai kepala negara yang kuat.
Erdogan menang dengan meraih 52 persen suara. Sedangkan rivalnya dari kubu oposisi, Ekmeleddin Ihsanoglu meraih 38,3 persen suara. Dengan meraih 52 persen suara sudah dipastikan pemilihan presiden (Pilpres) Turki hanya berlangsung satu putaran.
Calon presiden lainnya, Selahattin Demirtas hanya meraih 9,7 persen suara. Pelantikan Erdogan menjadi presiden Turki ditetapkan berlangsung pada 28 Agustus 2014.
Terpilihnya Erdogan sebagai presiden Turki menambah predikat Erdogan sebagai penguasa Turki. Dia selama ini menjabat sebagai perdana menteri Turki sejak tahun 2003 dan berpotensi menjadi presiden untuk dua periode hingga 2024.
Ribuan orang memenuhi pusat Istanbul dengan melambaikan bendera Turki untuk merayakan kemenangan Erdogan. Langit di Ankara juga dipenuhi kembang api.
”Hari ini kita menutup era (lama) dan mengambil langkah pertama untuk era baru,” kata Erdogan dalam pidato kemenangan dari balkon markas partainya di Ankara. Dia menggambarkan Pilpres Turki kali ini sebagai pesta demokrasi yang bersejarah.
”Hal ini tidak hanya Recep Tayyip Erdogan yang menang hari ini. Hari ini, adalah kemenangan nasional. Hari ini, demokrasi telah menang sekali lagi,” ujarnya.
Dia juga menjanjikan baru proses rekonsiliasi sosial baru, di mana semua orang Turki dari etnis mana pin dan keyakinan apa pun akan berstatus sama sebagai warga negara sama negara.
Erdogan menang dengan meraih 52 persen suara. Sedangkan rivalnya dari kubu oposisi, Ekmeleddin Ihsanoglu meraih 38,3 persen suara. Dengan meraih 52 persen suara sudah dipastikan pemilihan presiden (Pilpres) Turki hanya berlangsung satu putaran.
Calon presiden lainnya, Selahattin Demirtas hanya meraih 9,7 persen suara. Pelantikan Erdogan menjadi presiden Turki ditetapkan berlangsung pada 28 Agustus 2014.
Terpilihnya Erdogan sebagai presiden Turki menambah predikat Erdogan sebagai penguasa Turki. Dia selama ini menjabat sebagai perdana menteri Turki sejak tahun 2003 dan berpotensi menjadi presiden untuk dua periode hingga 2024.
Ribuan orang memenuhi pusat Istanbul dengan melambaikan bendera Turki untuk merayakan kemenangan Erdogan. Langit di Ankara juga dipenuhi kembang api.
”Hari ini kita menutup era (lama) dan mengambil langkah pertama untuk era baru,” kata Erdogan dalam pidato kemenangan dari balkon markas partainya di Ankara. Dia menggambarkan Pilpres Turki kali ini sebagai pesta demokrasi yang bersejarah.
”Hal ini tidak hanya Recep Tayyip Erdogan yang menang hari ini. Hari ini, adalah kemenangan nasional. Hari ini, demokrasi telah menang sekali lagi,” ujarnya.
Dia juga menjanjikan baru proses rekonsiliasi sosial baru, di mana semua orang Turki dari etnis mana pin dan keyakinan apa pun akan berstatus sama sebagai warga negara sama negara.
(mas)