Amerika Pasok Bom ke Israel

Kamis, 31 Juli 2014 - 09:15 WIB
Amerika Pasok Bom ke...
Amerika Pasok Bom ke Israel
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah membuka pintu untuk memasok Israel dengan bom, termasuk jenis granat dan mortir untuk melancarkan perang di Jalur Gaza, Palestina. Kebijakan itu telah diberlakukan dalam seminggu terakhir.

Demikian disampaikan juru bicara Pentagon, Laksamana John Kirby. Pasokan amunisi untuk Israel, katanya legal. Sebab, itu sesuai dengan program yang dikelola militer AS yang bernama War Reserves Stock Allies-Israel (WRSA-I) atau stok cadangan perang untuk sekutu Israel.

Dalam program itu, Israel juga dapat mengakses bantuan amunisi AS jika dalam situasi darurat. Kendati demikian, pejabat Pentagon yang berbicara dalam kondisi anonim menyatakan Israel belum menyatakan situasi darurat terkait stok amunisi selama perang di Jalur Gaza melawan Hamas.

Amunisi Pentagon yang bisa diakses Israel dalam situasi darurat, di antaranya, granat 40 mm dan mortir berkaliber 120 mm. “Kedua amunisi itu ada dalam program WRSA-I selama beberapa tahun, jauh sebelum krisis (Gaza) pada saat ini,” kata Kirby, seperti dikutip Reuters, Kamis (31/7/2014).

”Semua pasokan (amunisi) di WRSA-I, telah dipersyaratkan oleh hukum, dan sesuai persyaratan AS,” lanjut dia. ”Pasokan amunisi dari WRSA-I benar-benar sebuah keputusan langsung, dan persetujuan Gedung Putih tidak diperlukan.”

Israel telah menjadi sekutu utama AS dalam kondisi apa pun. ”Amerika Serikat berkomitmen untuk menjamin keamanan Israel, dan sangat penting untuk kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap,” imbuh dia.

Sementara itu, Kedutaan Besar Israel di Washington menolak berkomentar tentang pasokan amunisi dari Pentagon kepada Israel. Termasuk apakah pasokan itu terkait dengan perang yang sedang berlangung di Gaza atau tidak.

Invasi Israel di Gaza sejak 8 Juli 2014 hingga hari ini sudah menewaskan 1.361 warga Palestina. Kebanyakan dari mereka adalah warga sipil. Sedangkan dari pihak Israel, sebanyak 56 tentaranya tewas dan dua warga sipil Israel juga tewas. Satu lagi, warga Thailand yang bekerja di Israel turut jad korban.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
49 menit yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved