Hamas Minta Bantuan Turki Wujudkan Gencatan Senjata
Rabu, 30 Juli 2014 - 17:03 WIB
Hamas Minta Bantuan Turki Wujudkan Gencatan Senjata
A
A
A
ISTANBUL - Kelompok Hamas dikabarkan meminta bantuan kepada Turki untuk membantu mereka dalam proses gencatan senjata dengan Israel. Turki sendiri merupakan salah satu negara yang sangat mendukung Palestina dan Hamas.
Melansir Kuwait News Agenci (KUNA), Rabu (30/7/2014), hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu. Dirinya menegaskan, Turki akan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk membantu Hamas.
“Kami (Turki) akan mengerahkan usaha terbaik kami untuk membantu menghentikan agresi militer Israel di Gaza yang saat ini sudah memasuki pekan ketiga,” ungkap Davutoglu saat melakukan wawancara dengan televisi setempat.
Davutoglu juga menyatakan, saat ini dirinya sudah melakukan kontak dengan beberapa pihak terkait proses gencatan senjata ini. Dirinya menyatakan, dia dan beberapa Menteri Luar Negeri telah mempersiapkan proposal gencatan senjata baru yang akan segera diserahkan kepada kedua belah pihak yang bertikai.
“Saya sudah melakukan kontak dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry dan Menteri Luar Negeri Qatar Khalid Al-Attiyah untuk membahas situasi terkini di Gaza,” Davutoglu menambahkan.
Davutoglu menegaskan, pemerintah Turki tidak akan menerima usulan yang kemungkinan merugikan bangsa Palestina. Salah satunya ada usulan pelucutan senjata Hamas. “Rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri, pelucutan senjata tidak bisa diterima,” ucapnya.
Melansir Kuwait News Agenci (KUNA), Rabu (30/7/2014), hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu. Dirinya menegaskan, Turki akan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk membantu Hamas.
“Kami (Turki) akan mengerahkan usaha terbaik kami untuk membantu menghentikan agresi militer Israel di Gaza yang saat ini sudah memasuki pekan ketiga,” ungkap Davutoglu saat melakukan wawancara dengan televisi setempat.
Davutoglu juga menyatakan, saat ini dirinya sudah melakukan kontak dengan beberapa pihak terkait proses gencatan senjata ini. Dirinya menyatakan, dia dan beberapa Menteri Luar Negeri telah mempersiapkan proposal gencatan senjata baru yang akan segera diserahkan kepada kedua belah pihak yang bertikai.
“Saya sudah melakukan kontak dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry dan Menteri Luar Negeri Qatar Khalid Al-Attiyah untuk membahas situasi terkini di Gaza,” Davutoglu menambahkan.
Davutoglu menegaskan, pemerintah Turki tidak akan menerima usulan yang kemungkinan merugikan bangsa Palestina. Salah satunya ada usulan pelucutan senjata Hamas. “Rakyat Palestina memiliki hak untuk membela diri, pelucutan senjata tidak bisa diterima,” ucapnya.
(esn)