Sanksi Bagi Israel dan Hamas Bisa Jadi Solusi Konflik
Selasa, 29 Juli 2014 - 15:33 WIB
Sanksi Bagi Israel dan Hamas Bisa Jadi Solusi Konflik
A
A
A
HELSINKI - Menteri Luar Negeri Finlandia Erkki Tuomioja memberikan sebuah solusi yang mungkin bisa menyelesaikan konflik antara Hamas dan Palestina. Menurutnya, sanksi kepada kedua pihak bisa menjadi salah satu solusi yang patut dicoba.
Melansir Xinhua, semalam, Tuomioja meminta kepada masyarakat internasional untuk segera mempersiapkan sanksi yang kelak akan dijatuhkan kepada Hamas dan Israel melalui Dewan Keamanan PBB.
"Dalam situasi ini, kita harus siap untuk memberlakukan sanksi, baik kepada Israel maupun kepada Palestina, mungkin blokade dan embargo senjata bisa menjadi salah satu opsi," ungkap Tuomioja melalui sebuah pernyataan.
Dirinya juga menyatakan, sanksi lebih berat mungkin akan diberikan kepada Israel bila mereka terus melakukan serangan sporadis terhadap Gaza. "Setidaknya sudah 1.060 jiwa melayang di Gaza akibat agresi Israel.
Tetapi, jika Israel terus melakukan tindakan yang selama ini kita saksikan, atau mereka belum siap untuk bergerak maju dalam proses perdamaian, harus ada konsekuensi lebih kepada mereka," Tuomioja menambahkan.
Namun, usulan yang dikemukakan oleh Tuomioja ini nampaknya akan sulit untuk tereleasiasai. Salah satu anggota tetap dan memiliki hak veto di Dewan Kemanan PBB, Amerika Serikat merupakan pendukung Israel.
Melansir Xinhua, semalam, Tuomioja meminta kepada masyarakat internasional untuk segera mempersiapkan sanksi yang kelak akan dijatuhkan kepada Hamas dan Israel melalui Dewan Keamanan PBB.
"Dalam situasi ini, kita harus siap untuk memberlakukan sanksi, baik kepada Israel maupun kepada Palestina, mungkin blokade dan embargo senjata bisa menjadi salah satu opsi," ungkap Tuomioja melalui sebuah pernyataan.
Dirinya juga menyatakan, sanksi lebih berat mungkin akan diberikan kepada Israel bila mereka terus melakukan serangan sporadis terhadap Gaza. "Setidaknya sudah 1.060 jiwa melayang di Gaza akibat agresi Israel.
Tetapi, jika Israel terus melakukan tindakan yang selama ini kita saksikan, atau mereka belum siap untuk bergerak maju dalam proses perdamaian, harus ada konsekuensi lebih kepada mereka," Tuomioja menambahkan.
Namun, usulan yang dikemukakan oleh Tuomioja ini nampaknya akan sulit untuk tereleasiasai. Salah satu anggota tetap dan memiliki hak veto di Dewan Kemanan PBB, Amerika Serikat merupakan pendukung Israel.
(esn)