Israel Sambut Tawaran Mesir untuk Gencatan Senjata di Gaza
Selasa, 15 Juli 2014 - 17:15 WIB
Israel Sambut Tawaran Mesir untuk Gencatan Senjata di Gaza
A
A
A
YERUSALEM - Israel pada Selasa (15/7/2014) menerima usulan Mesir untuk melakukan gencatan senjata dengan Hamas. Sementara itu, Hamas sendiri belum memberikan respon terkait usulan ini.
Melansir Reuters, Amos Gilad, seorang pejabat senior pertahanan Israel dan utusan Israel ke Kairo menyatakan, pihaknya telah menerima usulan yang diajukan Mesir. Setelah sebelumnya Israel dikabarkan masih berfikir untuk menerima usulan tersebut.
“Setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan dengan kebinet kemanan di markas militer kami di Tel Aviv, maka diputuskan kami menerima usulan yang diajukan Mesir,” ucap Gilad.
“Usulan Mesir termasuk menghentikan penuh penggunaan kekuatan militer. Bila Hamas juga menerima gencatan senjata ini, mau tidak mau mereka juga harus menaruh senjata mereka dan mengentikan serangan,” Gilad menambahkan.
Sementara itu, Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas di Gaza, mengatakan, mereka belum menerima usulan gencatan senjata resmi. Dan, ia menegaskan, bahwa Hamas tidak akan menerima ide tersebut sebelum beberapa syarat yang akan diajukan Hamas dapat dipenuhi.
Melansir Reuters, Amos Gilad, seorang pejabat senior pertahanan Israel dan utusan Israel ke Kairo menyatakan, pihaknya telah menerima usulan yang diajukan Mesir. Setelah sebelumnya Israel dikabarkan masih berfikir untuk menerima usulan tersebut.
“Setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan dengan kebinet kemanan di markas militer kami di Tel Aviv, maka diputuskan kami menerima usulan yang diajukan Mesir,” ucap Gilad.
“Usulan Mesir termasuk menghentikan penuh penggunaan kekuatan militer. Bila Hamas juga menerima gencatan senjata ini, mau tidak mau mereka juga harus menaruh senjata mereka dan mengentikan serangan,” Gilad menambahkan.
Sementara itu, Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas di Gaza, mengatakan, mereka belum menerima usulan gencatan senjata resmi. Dan, ia menegaskan, bahwa Hamas tidak akan menerima ide tersebut sebelum beberapa syarat yang akan diajukan Hamas dapat dipenuhi.
(mas)