Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Jadi 9 Orang
Senin, 07 Juli 2014 - 17:12 WIB
Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Jadi 9 Orang
A
A
A
GAZA - Korban tewas akibat seragan udara militer Israel yang dimulai sejak semalam terus bertambah. Semula korban tewas sebanyak enam orang, namun sore ini (7/7/2014) telah bertambah menjadi sembilan orang.
Korban tewas berasal dari militan bersenjata Hamas dan Fatah. Dari kelompok sayap kanan Fatah, yakni Brigade al Hussinin, tercatat dua orang tewas. Sisanya berasal dari kelompok Brigade Al Qassam, sayap bersenjata Hamas. (Baca: Israel Kembali Bombardir Gaza, 6 Orang Terbunuh)
Mereka tewas ketika serangan udara dari jet tempur dan drone militer Israel menghantam sebuah terowongan di Rafah, di bagian selatan Gaza.
“Militer Israel telah berhasil menghentikan serangan lain terhadap Israel dengan menargetkan ‘teroris’ yang terlibat dalam peluncuran roket dari Gaza tengah,” bunyi pernyataan militer Israel, seperti dikutip Al Jazeera.
”Targetnya telah dihantam,” lanjut pernyataan itu. Saksi mata mengatakan, dalam serangan pertama yang menggunakan drone, beberapa miltan berhasil melarikan diri.
Serangan mematikan Israel diklaim sebagai balasan atas tembakan 25 roket dari arah Gaza ke Israel yang berlangsung sejak Minggu pagi.
Serangan kedua kubu itu berselang beberapa hari setelah pembunuhan Mohammed Abu Khdair, 17, remaja Palestina.
Khdair tewas dibakar hidup-hidup oleh sekelompok orang Yahudi, sebagai aksi balas dendam atas dibunuhnya tiga remaja Israel sebelumnya.
Korban tewas berasal dari militan bersenjata Hamas dan Fatah. Dari kelompok sayap kanan Fatah, yakni Brigade al Hussinin, tercatat dua orang tewas. Sisanya berasal dari kelompok Brigade Al Qassam, sayap bersenjata Hamas. (Baca: Israel Kembali Bombardir Gaza, 6 Orang Terbunuh)
Mereka tewas ketika serangan udara dari jet tempur dan drone militer Israel menghantam sebuah terowongan di Rafah, di bagian selatan Gaza.
“Militer Israel telah berhasil menghentikan serangan lain terhadap Israel dengan menargetkan ‘teroris’ yang terlibat dalam peluncuran roket dari Gaza tengah,” bunyi pernyataan militer Israel, seperti dikutip Al Jazeera.
”Targetnya telah dihantam,” lanjut pernyataan itu. Saksi mata mengatakan, dalam serangan pertama yang menggunakan drone, beberapa miltan berhasil melarikan diri.
Serangan mematikan Israel diklaim sebagai balasan atas tembakan 25 roket dari arah Gaza ke Israel yang berlangsung sejak Minggu pagi.
Serangan kedua kubu itu berselang beberapa hari setelah pembunuhan Mohammed Abu Khdair, 17, remaja Palestina.
Khdair tewas dibakar hidup-hidup oleh sekelompok orang Yahudi, sebagai aksi balas dendam atas dibunuhnya tiga remaja Israel sebelumnya.
(mas)