Serbu Hebron, Militer Israel Tahan Pemuda Palestina
Minggu, 06 Juli 2014 - 16:51 WIB
Serbu Hebron, Militer Israel Tahan Pemuda Palestina
A
A
A
HEBRON - Militer Israel dilaporkan kembali melakukan penyerbuan ke wilayah Palestina. Kali ini mereka menyerbu lingkungan Qarn al-Thour di Hebron, Tepi Barat bagian Selatan pada Minggu (6/7/2014) dini jari.
Melansir Maan News, penyerbuan kali ini dilakukan militer Israel dalam rangka mencari penculik dan pembunuh tiga remaja Israel di Tepi Barat. Seorang pemuda Palestina yang diduga terlibat dalam insiden itupun diamankan oleh pihak militer.
Anggota keluarga dan sumber keamanan Palestina mengkonfirmasi bahwa pasukan Israel menciduk seorang pemuda Palestina bernama Husam Dufish dari rumahnya. “Dulfish diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel bersama dengan Amir Abu Eisha dan Marwan al-Qawasmi,” ungkap pihak intelijen Israel.
Pasukan Israel mengklaim, Dufish menghilang dari rumahnya semenjak ketiga remaja Israel itu diculik hampir tiga pekan lalu. Namun, pihak keluarga membantah dan menyatakan Dulfish selalu berada di rumah dan menjalani kehidupan sehari-sehari seperti biasanya.
“Kami sudah mendatangi rumah Dulfish dua pekan lalu, namun dia tidak berada di rumah. Kami juga telah memberikan surat panggilan kepada anggota agar Dulfish mendatangi kantor kami, tetapi dia tidak pernah muncul,” ungkap pihak intelijen Israel membeberkan alasan penyerbuan.
Melansir Maan News, penyerbuan kali ini dilakukan militer Israel dalam rangka mencari penculik dan pembunuh tiga remaja Israel di Tepi Barat. Seorang pemuda Palestina yang diduga terlibat dalam insiden itupun diamankan oleh pihak militer.
Anggota keluarga dan sumber keamanan Palestina mengkonfirmasi bahwa pasukan Israel menciduk seorang pemuda Palestina bernama Husam Dufish dari rumahnya. “Dulfish diduga terlibat dalam penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel bersama dengan Amir Abu Eisha dan Marwan al-Qawasmi,” ungkap pihak intelijen Israel.
Pasukan Israel mengklaim, Dufish menghilang dari rumahnya semenjak ketiga remaja Israel itu diculik hampir tiga pekan lalu. Namun, pihak keluarga membantah dan menyatakan Dulfish selalu berada di rumah dan menjalani kehidupan sehari-sehari seperti biasanya.
“Kami sudah mendatangi rumah Dulfish dua pekan lalu, namun dia tidak berada di rumah. Kami juga telah memberikan surat panggilan kepada anggota agar Dulfish mendatangi kantor kami, tetapi dia tidak pernah muncul,” ungkap pihak intelijen Israel membeberkan alasan penyerbuan.
(esn)