Menhan Baru Ukraina Bersumpah Rebut Crimea dari Rusia

Jum'at, 04 Juli 2014 - 09:46 WIB
Menhan Baru Ukraina...
Menhan Baru Ukraina Bersumpah Rebut Crimea dari Rusia
A A A
KIEV - Menteri Pertahanan (Menhan) baru Ukraina, Valeriy Heletey, 46, bersumpah bahwa tentaranya akan merebut kembali Crimea yang telah dicaplok Rusia.

Pencaplokan wilayah Crimea oleh Rusia setelah referendum sekitar Maret lalu, membuat Amerika Serikat dan negara-negara Barat marah terhadap Rusia.

Saat pelantikan di parlemen, Heletey menjanjikan kemenangan untuk Ukraina. ”Akan ada parade kemenangan di Sevastopol, Ukraina,” katanya.

Menhan baru Ukraina berpangkat letnan jenderal itu mendapat persetujuan dari parlemen untuk memimpin garda keamanan Ukraina setelah direkomendasikan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko.

Pernyataannya yang menjanjikan untuk merebut Crimea dari Rusia itu disambut para anggota parlemen. Crimea menjadi wilayah yang sensitif bagi Rusia dan Ukraina. Sebab, di wilayah itulah Armada Laut Hitam Rusia berdiri.

Sebelum krisis Ukraina pecah, Rusia dan Ukraina telah terikat kontrak untuk menyewakan wilayah yang jadi pusat Armada Laut Hitam itu kepada Rusia. Setelah krisis pecah, Ukraina ingin mengambil alih wilayah tersebut. Namun, Rusia bergerak cepat dengan menganeksasi Crimea setelah rakyat di wilayah itu menyatakan pisah dari Ukraina.

Menhan baru Ukraina itu, sepertii dikutip Reuters, Jumat (4/7/2014) akan melanjutkan tugas berat untuk menumpas separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Ukraina telah resmi meluncurkan operasi militer terbaru, setelah Poroshenko mencabut gencatan senjata. Sejak operasi militer terbaru yang dimulai beberapa hari yang lalu, setidaknya lima tentara Ukraina tewas dan 28 lainnya terluka.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved