Ukraina Nyatakan Perang Lagi dengan Separatis Pro-Rusia

Selasa, 01 Juli 2014 - 08:21 WIB
Ukraina Nyatakan Perang...
Ukraina Nyatakan Perang Lagi dengan Separatis Pro-Rusia
A A A
KIEV - Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengatakan pemerintah mengerahkan pasukan besar-besaran untuk memperbarui operasi militer. Menurutnya, batas waktu gencatan senjata sudah habis dan saatnya berperang melawan separatis pro-Rusia untuk membebaskan Tanah Air-nya.

Keputusan itu diambil tak lama setelah Poroshenko melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, serta pemimpin Jerman dan Prancis. Poroshenko menyalahkan kubu separatis pro-Rusia yang gagal menjaga gencatan senjata.

”Kami akan menyerang dan membebaskan tanah kami. Keputusan untuk tidak melanjutkan gencatan senjata adalah jawaban kami untuk teroris, militan dan perampok,” katanya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi Ukraina.

”Kesempatan yang unik untuk melaksanakan rencana perdamaian tidak direalisasikan. Hal itu terjadi karena tindakan pidana para militan. Mereka secara terbuka menyatakan keengganan untuk mendukung rencana perdamaian secara keseluruhan, dan khususnya gencatan senjata,” lanjut Poroshenko, seperti dikutip Reuters, Selasa (1/7/2014).

Kementerian Luar Negeri Ukraina, kemarin, mengkonfirmasi bahwa 27 pasukan Ukraina tewas sejak gencatan senjata dimulai pada 20 Juni 2014. Gencatan senjata resmi berakhir pada pukul 22.00 waktu Ukraina semalam.

Menjelang pengumuman dimulainya operasi militer terbaru, Poroshenko bertemu dengan kepala keamanan Ukraina untuk membahas kerugian militer setelah melakukan gencatan senjata dengan kubu separatis pro-Rusia.

Dia khawatir, gencatan senjata itu justru dimanfaatkan kelompok separatis pro-Rusia untuk menggalang kekuatan dan senjata.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
54 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved