Thailand Minta UE Pertimbangkan Soal Pemutusan Kerjasama

Selasa, 24 Juni 2014 - 19:57 WIB
Thailand Minta UE Pertimbangkan...
Thailand Minta UE Pertimbangkan Soal Pemutusan Kerjasama
A A A
BANGKOK - Pemerintah Thailand pada Selasa (24/6/2014) mendesak Uni Eropa (UE) untuk memikirkan kembali keputusan terkait hubungan kerjasama kedua negara. Sebelumnya, UE telah memutus hubungan dengan Thailand akibat kudeta yang terjadi di negara tersebut.

Sekretaris untuk urusan luar negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, dikabarkan sudah bertemu dengan Duta besar Uni Eropa untuk Thailand, Jesus Miguel Sanz. Dalam pertemuan itu disampaikan protes atas keputusan UE tersebut.

Seperti dilansir Xinhua, Sihasak menyampaikan kekecewannya atas pemutusan kerjasama, baik itu kerjasama ekonomi ataupun pertahanan dengan Thailand. Para pemimpin negara UE juga membatalkan semua bentuk kunjugan ke Negeri Gajah Putih itu.

“Selama pertemuan (dengan Miguel), saya menyampaikan protes atas ketidaksetujuan kami atas langkah sepihak yang diambil oleh UE. Mereka seharusnya memahami kondisi yang terjadi di negara kami,” ungkap Sihasak.

“Keputusan itu dibuat tanpa memperhitungkan perkembangan terbaru Thailand. Saat ini kami menampilkan situasi yang semakin membaik dan saat ini juga kami berupaya untuk memulihkan demokrasi,” Sihasak menambahkan.

Namun, Sihasak menyatakan dirinya mendapatkan jaminan dari Dubes UE bahwa hal ini bukanlah sanksi dan beberapa kerjasama akan terus berlanjut. “Miguel memastikan, bahwa langkah yang diambil UE bukanlah sanksi. Hubungan dalam hal pariwisata, investasi dan perdagangan bebas masih akan terus berlanjut seperti biasa,” ucap Sihasak.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
14 menit yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved