Pro-Kiev, Australia Jatuhkan Sanksi pada 50 Pejabat Rusia

Kamis, 19 Juni 2014 - 16:18 WIB
Pro-Kiev, Australia...
Pro-Kiev, Australia Jatuhkan Sanksi pada 50 Pejabat Rusia
A A A
CANBERRA - Pemerintah Australia telah menajtuhkan sanksi terhadap 50 pejabat dan 11 perusahaan Rusia. Sanksi itu disampaikan Departemen Luar Negeri Australia, Kamis (19/6/2014).

Di antara pejabat Rusia yang dikenai sanksi oleh Australia itu adalah Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin, Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matviyenko dan Juru Bicara Negara Rusia, Sergei Naryshkin.

Australia menjatuhkan sanksi terbaru kepada puluhan pejabat Rusia, karena membela Ukraina yang beribukota di Kiev. Sebelumnya, pada tanggal 21 Mei 2014, Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, mengumumkan, bahwa negaranya memperluas sanksi terhadap 38 individu dan 11 badan hukum Rusia dan Ukraina timur.

Pada tanggal 19 Maret 2014, Australia juga memberlakukan sanksi kepada 12 warga Rusia dan Ukraina timur. “Sanksi baru ini menegaskan kembali dukungan Australia untuk keutuhan wilayah dan kedaulatan Ukraina,” bunyi pernyataan Bishop, seperti dikutip Voice of Russia.

Menurut Bishop, Australia terus mendesak Rusia untuk memenuhi kewajiban internasionalnya, termasuk tugas-tugas sebagai anggota tetap PBB, yakni menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Seorang sumber di Kementerian Luar Negeri Australia mengatakan kepada Itar-Tass, bahwa daftar orang-orang yang dikenai sanksi, dilarang memasuki Australia. Nama-nama pejabat itu akan diumumkan setelah legislatif menetapkan aturan untuk menjatuhkan sanksi kepada pejabat negara lain.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
42 menit yang lalu
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
2 jam yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
6 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
7 jam yang lalu
Infografis
NATO Butuh 35-50 Brigade...
NATO Butuh 35-50 Brigade Baru Jika Ingin Menang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved