20 Tewas Dalam Serangan Bom di Baghdad
Minggu, 08 Juni 2014 - 22:49 WIB
20 Tewas Dalam Serangan Bom di Baghdad
A
A
A
BAGHDAD - Sedikitnya 20 orang tewas dan 80 lainnya luka-luka dalam serangan bom mobil dan bom pinggir jalan di ibukota Irak, Baghdad dalam kurun waktu 24 jam terakhir, ungkap pihak keamanan setempat pada Minggu (8/6/2014).
Seperti dilansir Xinhua, serangan paling mematikan terjadi di Distrik Bayaa, di barat daya Baghdad. Dalam ledakan bom tersebut setidaknya lima orang dinyatakan tewas, sedangkan 13 orang lainnya menderita luka-luka
.
Menurut kepolisian setempat semua serangan terjadi memiliki selang waktu yang tidak terlalu jauh. “Semua serangan bom terjadi dalam waktu yang berdekatan di semua wilayah. Serangan difokuskan pada lingkungan Syiah di Baghdad,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Kelompok Syiah di Baghdad kerap kali dijadikan target serangan oleh pihak pemberontak atau militan. Hingga saat ini tidak ada satupun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangakain serangan ini,” pihak kepolisian tersebut menambahkan dalam kodisi anonim.
Sebelumnya, pada Sabtu (7/6/2014) sekelompo orang bersenjata menyerang Universitas Anbar di provinsi Anbar. Membuat ratusan mahasiswa dan staf universitas di dalam kampus tersebut, dalam proses perebutan kembali universitas sembilan militan tewas oleh pasukan keamanan.
Seperti dilansir Xinhua, serangan paling mematikan terjadi di Distrik Bayaa, di barat daya Baghdad. Dalam ledakan bom tersebut setidaknya lima orang dinyatakan tewas, sedangkan 13 orang lainnya menderita luka-luka
.
Menurut kepolisian setempat semua serangan terjadi memiliki selang waktu yang tidak terlalu jauh. “Semua serangan bom terjadi dalam waktu yang berdekatan di semua wilayah. Serangan difokuskan pada lingkungan Syiah di Baghdad,” ungkap pihak kepolisian setempat.
“Kelompok Syiah di Baghdad kerap kali dijadikan target serangan oleh pihak pemberontak atau militan. Hingga saat ini tidak ada satupun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangakain serangan ini,” pihak kepolisian tersebut menambahkan dalam kodisi anonim.
Sebelumnya, pada Sabtu (7/6/2014) sekelompo orang bersenjata menyerang Universitas Anbar di provinsi Anbar. Membuat ratusan mahasiswa dan staf universitas di dalam kampus tersebut, dalam proses perebutan kembali universitas sembilan militan tewas oleh pasukan keamanan.
(esn)