Rusia Sayangkan Langkah AS Dukung Pemberontak Suriah
Rabu, 28 Mei 2014 - 21:17 WIB
Rusia Sayangkan Langkah AS Dukung Pemberontak Suriah
A
A
A
MOSKOW - Munculnya kabar yang menyebutkan Amerika Serikat (AS) membantu pemberontak Suriah dengan memberikan pelatihan militer kepada mereka, disayangkan oleh Rusia. Mereka khawatir dengan tindakan AS yang mendukung radikalisme.
"Kami khawatir bahwa langkah-langkah (untuk mendukung pemberontak Suriah) yang dilakukan AS, mungkin termasuk bantuan militer, pelatihan militan, dan memasok sistem anti-pesawat portabel untuk pihak oposisi," ungkap Lavrov. Seperti dilansir Xinhua, Rabu (28/5/2014).
“Jika sistem anti - pesawat jatuh ke tangan oposisi, itu akan menciptakan sebuah ancaman serius bagi penerbangan komersial di Suriah dan untuk negara sekitar yang kerap melewati wilayah udara Suriah," Lavrov menambahkan.
Dia memberikan contoh yang pernah dilakukan AS, yaitu dengan memberikan dukungan kepada al-Qaida yang pada akhirnya merugikan diri merek sendiri saat al-Qaida melakukan aksi penyerangan yang dikenal dengan insiden 11/9.
Media-media di AS sendiri mengabarkan, pemerintah AS akan memberikan respon terkait berita tentang bantuan kepada opisisi Suriah pada hari ini (Rabu) waktu setempat. Berita ini terkuak ketika Sebuah film dokumenter yang mengungkap bahwa militer Amerika Serikat (AS) selama ini melatih para pemberontak Suriah di sebuah pangkalan rahasia di Qatar, tersebar ke publik.
"Kami khawatir bahwa langkah-langkah (untuk mendukung pemberontak Suriah) yang dilakukan AS, mungkin termasuk bantuan militer, pelatihan militan, dan memasok sistem anti-pesawat portabel untuk pihak oposisi," ungkap Lavrov. Seperti dilansir Xinhua, Rabu (28/5/2014).
“Jika sistem anti - pesawat jatuh ke tangan oposisi, itu akan menciptakan sebuah ancaman serius bagi penerbangan komersial di Suriah dan untuk negara sekitar yang kerap melewati wilayah udara Suriah," Lavrov menambahkan.
Dia memberikan contoh yang pernah dilakukan AS, yaitu dengan memberikan dukungan kepada al-Qaida yang pada akhirnya merugikan diri merek sendiri saat al-Qaida melakukan aksi penyerangan yang dikenal dengan insiden 11/9.
Media-media di AS sendiri mengabarkan, pemerintah AS akan memberikan respon terkait berita tentang bantuan kepada opisisi Suriah pada hari ini (Rabu) waktu setempat. Berita ini terkuak ketika Sebuah film dokumenter yang mengungkap bahwa militer Amerika Serikat (AS) selama ini melatih para pemberontak Suriah di sebuah pangkalan rahasia di Qatar, tersebar ke publik.
(esn)