Rahasia Castro, Eks Pengawal Dipenjara karena Minta Pensiun (3)
Jum'at, 23 Mei 2014 - 09:56 WIB
Rahasia Castro, Eks Pengawal Dipenjara karena Minta Pensiun (3)
A
A
A
KUBA-Motif Juan Reinaldo Sanchez mengungkap rahasia kehidupan mewah mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, diduga karena mantan pengawal Castro itu sakit hati. Reinaldo bercerita pengalaman pahit di masa akhir menjadi pengawal mantan pemimpin komunis Kuba yang disegani banyak pihak itu.
Penuturan Reinaldo tentang Castro yang menjalani kehidupan kapitalis mewah yang dirahasiakan itu mengejutkan publik. Sebab, semasa hidup Castro selalu tampil sederhana di hadapan umum.
Reinaldo menulis buku berjudul “La Vie cachée de Fidel Castro” (Kehidupan Rahasia Fidel Castro) yang dibantu jurnalis Perancis, Axel Gyldén.
Gylden mengatakan, Reinaldo pernah dipenjara dan setelah meminta untuk pensiun sebagai pengawal Castro. Menurut penuturan Reinaldo, dijebloskan ke penjara layaknya seekor anjing nakal. Di penjara itu penuh dengan dengan kecoa. Reinaldo juga mengaku disiksa.
Setelah dibebaskan, ia kemudian pergi untuk tinggal di Amerika Serikat, seperti kebanyakan orang-orang Kuba yang lari dari negara komunis itu. Kuba saat ini dipimpin Raul Castro yang tak lain adik Fidel Castro.
“Ini adalah pertama kalinya seseorang dari lingkaran intim Castro, seseorang yang merupakan bagian dari sistem dan saksi pertama untuk peristiwa ini, telah berbicara,” kata Gylden, kepada Guardian.
“Ini perubahan gambar yang kita miliki tentang Fidel Castro dan bukan hanya bagaimana gaya hidupnya (yang) bertentangan (dengan) kata-katanya, tapi psikologi dan motivasi Castro,” lanjut Gylden.
Penuturan Reinaldo tentang Castro yang menjalani kehidupan kapitalis mewah yang dirahasiakan itu mengejutkan publik. Sebab, semasa hidup Castro selalu tampil sederhana di hadapan umum.
Reinaldo menulis buku berjudul “La Vie cachée de Fidel Castro” (Kehidupan Rahasia Fidel Castro) yang dibantu jurnalis Perancis, Axel Gyldén.
Gylden mengatakan, Reinaldo pernah dipenjara dan setelah meminta untuk pensiun sebagai pengawal Castro. Menurut penuturan Reinaldo, dijebloskan ke penjara layaknya seekor anjing nakal. Di penjara itu penuh dengan dengan kecoa. Reinaldo juga mengaku disiksa.
Setelah dibebaskan, ia kemudian pergi untuk tinggal di Amerika Serikat, seperti kebanyakan orang-orang Kuba yang lari dari negara komunis itu. Kuba saat ini dipimpin Raul Castro yang tak lain adik Fidel Castro.
“Ini adalah pertama kalinya seseorang dari lingkaran intim Castro, seseorang yang merupakan bagian dari sistem dan saksi pertama untuk peristiwa ini, telah berbicara,” kata Gylden, kepada Guardian.
“Ini perubahan gambar yang kita miliki tentang Fidel Castro dan bukan hanya bagaimana gaya hidupnya (yang) bertentangan (dengan) kata-katanya, tapi psikologi dan motivasi Castro,” lanjut Gylden.
(mas)