Balas Kunjungan Benigno, SBY Sambangi Filipina

Kamis, 22 Mei 2014 - 08:27 WIB
Balas Kunjungan Benigno,...
Balas Kunjungan Benigno, SBY Sambangi Filipina
A A A
JAKARTA – Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara, Ani Yudhoyono melakukan lawatan ke Manila, Filipina, pada Kamis (22/5/2014). Lawatan SBY ke Manila yang akan berlangung hingga Sabtu (24/5/2014) itu sekaligus untuk membalas kunjungan Presiden Filipina, Benigno S. Aquino III pada Maret 2011 silam.

Staf Khsusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, menyatakan, selain membalas kunjungan Presiden Benigno, lawatan Presiden SBY ke Manila juga untuk menghadiri World Economic Forum on East Asia (WEFEA).

SBY juga dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata dan bilateral dengan Benigno S. Aquino III. Berbagai isu yang akan dibahas kedua presiden itu di antaranya, kerjasama perdagangan dan investasi, kerjasama penanggulangan bencana, kerjasama perlindungan pekerja migran dan people-to-people contacts.

Kedua pemimpin tersebut, juga dijadwalkan untuk menyaksikan penandatanganan beberapa perjanjian kesepahaman atau MoU di bidang pendidikan dan kebudayaan, penanggulangan terorisme, dan delimitasi batas maritim. Sebelumnya, Indonesia dan Filipina telahh sepakat mengakhiri sengketa wilayah di Laut Sulawesi dan Laut Mindanao. (Baca: Filipina dan RI Akhiri Sengketa Laut Sulawesi-Mindanao)

Tak hanya itu, SBY juga akan menerima gelar kehormatan Order of Sikatuna with the rank of Raja (Grand Collar) dari Pemerintah Filipina.”Persahabatan dan hubungan antara Indonesia dan Filipina selama ini telah berlangsung dengan erat dan kuat. Kunjungan Presiden Yudhoyono ini diharapkan dapat menciptakan momentum baru bagi kedua negara untuk memperkuat dan memperluas kerjasama di berbagai bidang,” kata Faizasyah.

“Dan terlaksananya penandatanganan MoU mengenai batas wilayah maritim oleh kedua delegasi tentunya akan menjadi capaian penting yang dapat memberi landasan baru bagi kerjasama bilateral yang lebih luas di masa mendatang,” lanjut dia.
(mas)
Berita Terkait
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia vs Filipina, Bung Kus Sebut Moral Pemain Sudah Oke!
3 Pemain Filipina yang...
3 Pemain Filipina yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
Michael Weiss Beberkan...
Michael Weiss Beberkan 2 Keuntungan Filipina Kalahkan Timnas Indonesia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
5 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
6 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
7 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
8 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
9 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
10 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved