Nigeria tolak tukar tahanan dengan ratusan siswi yang diculik
Selasa, 13 Mei 2014 - 11:38 WIB
Nigeria tolak tukar tahanan dengan ratusan siswi yang diculik
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Nigeria menegaskan, bahwa mereka menolak tawaran Boko Haram untuk menukar ratusan siswi yang mereka culik dengan pembebasan anggota Boko Haram yang ditahan.
Menteri Dalam Negeri Nigeria, Abba Moro, mengatakan Boko Haram tidak bermoral dengan membuat tawaran penukaran sandera dengan para tahanan ekstremis. Penolakan Pemerintah Nigeria itu menjawab pernyataan pimpinan Boko Haram, Abubakar Shekau, dalam sebuah video berdurasi 17 menit.
Dalam video itu, Shekau menampilkan ratusan siswi yang mereka culik. Shekau lantas minta Pemerintah Nigeria membebaskan rekannya yang ditahan untuk ditukar dengan para siswi yang mereka sandera. (Baca: Boko Haram pamerkan ratusan siswi yang diculik)
Menurut Moro, pemerintah tidak akan pernah setuju untuk menukar tahanan anggota Boko Haram. ”Sejauh ini pemerintah yang bersangkutan, mencermati opsi pertukaran pembebasan warga yang tidak bersalah dengan orang-orang yang telah mengambil senjata untuk melawan negara. (Tapi opsi) tidak di atas meja,” katanya mengacu pada penolakan opsi yang ditawarkan Boko Haram, seperti dikutip BBC, Selasa (13/5/2014).
Kelompok itu menculik sekitar 276 siswi dari asrama sekolah di Chibok, pada 14 April 2014. Dari ratusan siswi yang diculik, sebagian ada yang berhasil meloloskan diri.
Kelompok ini telah menewaskan ribuan orang dalam konflik bersenjata dengan Pemerintah Nigeria sejak tahun 2009. Penculikan itu sendiri telah memicu kemarahan masyarakat internasional dan dianggap sebagai tindakan ekstremis yang menjijikkan.
Menteri Dalam Negeri Nigeria, Abba Moro, mengatakan Boko Haram tidak bermoral dengan membuat tawaran penukaran sandera dengan para tahanan ekstremis. Penolakan Pemerintah Nigeria itu menjawab pernyataan pimpinan Boko Haram, Abubakar Shekau, dalam sebuah video berdurasi 17 menit.
Dalam video itu, Shekau menampilkan ratusan siswi yang mereka culik. Shekau lantas minta Pemerintah Nigeria membebaskan rekannya yang ditahan untuk ditukar dengan para siswi yang mereka sandera. (Baca: Boko Haram pamerkan ratusan siswi yang diculik)
Menurut Moro, pemerintah tidak akan pernah setuju untuk menukar tahanan anggota Boko Haram. ”Sejauh ini pemerintah yang bersangkutan, mencermati opsi pertukaran pembebasan warga yang tidak bersalah dengan orang-orang yang telah mengambil senjata untuk melawan negara. (Tapi opsi) tidak di atas meja,” katanya mengacu pada penolakan opsi yang ditawarkan Boko Haram, seperti dikutip BBC, Selasa (13/5/2014).
Kelompok itu menculik sekitar 276 siswi dari asrama sekolah di Chibok, pada 14 April 2014. Dari ratusan siswi yang diculik, sebagian ada yang berhasil meloloskan diri.
Kelompok ini telah menewaskan ribuan orang dalam konflik bersenjata dengan Pemerintah Nigeria sejak tahun 2009. Penculikan itu sendiri telah memicu kemarahan masyarakat internasional dan dianggap sebagai tindakan ekstremis yang menjijikkan.
(mas)