Perancis jual kapal perang ke Rusia, AS kesal

Sabtu, 10 Mei 2014 - 13:00 WIB
Perancis jual kapal...
Perancis jual kapal perang ke Rusia, AS kesal
A A A
Sindonews.com - Para pejabat Amerika Serikat (AS) menyuarakan kekesalannya atas tindakan Perancis yang menjual kapal perangnya kepada Rusia. Sebab, AS dan Uni Eropa sedang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia karena melakukan intervensi atas krisis di Ukraina timur.

”Kami telah secara teratur dan konsisten menyatakan keprihatinan kami tentang penjualan (kapal perang) ini bahkan sebelum kami menjatuhkan tindakan (sanksi) baru kepada Rusia,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Eropa, Victoria Nuland, kepada anggota parlemen AS.

Kekesalan itu dia sampaikan menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius ke Washington pekan depan. Seperti dikutip lama The Local, semalam (9/5/2014), setidaknya satu dari dua kapan perang Mistral akan dikirim ke Rusia pada akhir tahun ini. Nilai penjualan dalam sebuah kontrak itu mencapai USD1,2 miliar.

Kapal perang Mistral merupakan jenis kapal serbu canggih. Pada tahun 2011 Perancis sepakat untuk menjualnya kepada Rusia. Perancis juga komitmen tidak akan melanggar kontrak itu Tindakan Perancis itu menuai protes dari AS dan sekutu-sekutu NATO.

Kapal perang Mistral Perancis yang dijual ke Rusia ada dua jenis. Yang pertama, bernama Vladivostok, yang dijadwalkan akan sampai ke Rusia pada Oktober 2014. Sedangkan yang kedua, bernama Sebastopol yang akan dikirimkan pada tahun 2015. Kapal-kapal perang itu akan ditempatkan bersama Armada Laut Hitam Rudia di Crimea, wilayah yang semula bagian dari Ukraina namun dianeksasi Mosko pada Maret 2014 lalu.

Parlemen AS mendesak Perancis untuk menghentikan penjualan kapal perang kepada Rusia. Tindakan Perancis itu memicu tanda Tanya bagi negara-negara sekutu NATO yang sudah jelas mendukung Ukraina dalam konflik dengan Rusia.

Namun para pejabat Perancis bereaksi dengan takjub , menyangkal bahwa para pejabat AS kesal dengan penjualan kapal perang itu. ”Amerika Serikat, Eropa , tidak pernah secara pribadi menyuarakan keprihatinan apapun tentang hal ini,” kata seorang pejabat pemerintah Perancis kepada AFP yang meminta untuk tidak diidentifikasi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Perancis, Jean - Yves Le Drian, mengaku ada desakan untuk menangguhkan penjualan dua kapal perang kepada Rusia. Namun, dia belum memutuskan langkah apapun terkait desakan itu.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
49 menit yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved