Bantu cari korban penculikan, ahli Inggris tiba di Nigeria
Jum'at, 09 Mei 2014 - 21:21 WIB
Bantu cari korban penculikan, ahli Inggris tiba di Nigeria
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah tim yang berisikan para ahli kasus penculikan asal Inggris tiba di Nigeria pada Jumat (9/5/2014) untuk memberikan masukan kepada pemerintah Nigeria tentang bagaimana menemukan dan menemukan ratusan siswi yang diculik oleh militan Boko Haram.
"Sebuah tim ahli Inggris yang akan memberikan masukan dan mendukung Pemerintah Nigeria dalam menanggapi dan menyelidiki penculikan ratusan siswi sekolah, telah mendarat di Abuja pagi ini (Jumat)," ungkap pihak Kementerian Luar Negeri Inggris melalui sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.
"Tim ini akan bekerja sama dengan rekan-rekan dari Amerika Serikat (AS) dan pihak lainnya untuk mengkoordinasikan upaya-upaya pencarian dan penyelamatan, serta melihat solusi jangka panjang terhadap krisis yang berlangsung di sana,” pernyataan tersebut menambahkan.
Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan berjanji untuk menemukan gadis-gadis yang diculik. Tapi, dia mengaku tidak tahu di mana korban berada saat ini. Hal tersebut diutarakan dalam pidatonya saat pembukaan Forum Ekonomi Dunia (WEF), yang dirancang untuk menunjukan nilai investasi di Afrika.
Selain Inggris dan AS, Perancis juga menyatakan akan mengirim agen keamanan untuk membantu penyelidikan. Sebelumnya, Inggris telah berjanji untuk memberikan citra satelit di wilayah yang diduga sebagai lokasi disekapnya ratusan siswi itu.
"Sebuah tim ahli Inggris yang akan memberikan masukan dan mendukung Pemerintah Nigeria dalam menanggapi dan menyelidiki penculikan ratusan siswi sekolah, telah mendarat di Abuja pagi ini (Jumat)," ungkap pihak Kementerian Luar Negeri Inggris melalui sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.
"Tim ini akan bekerja sama dengan rekan-rekan dari Amerika Serikat (AS) dan pihak lainnya untuk mengkoordinasikan upaya-upaya pencarian dan penyelamatan, serta melihat solusi jangka panjang terhadap krisis yang berlangsung di sana,” pernyataan tersebut menambahkan.
Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan berjanji untuk menemukan gadis-gadis yang diculik. Tapi, dia mengaku tidak tahu di mana korban berada saat ini. Hal tersebut diutarakan dalam pidatonya saat pembukaan Forum Ekonomi Dunia (WEF), yang dirancang untuk menunjukan nilai investasi di Afrika.
Selain Inggris dan AS, Perancis juga menyatakan akan mengirim agen keamanan untuk membantu penyelidikan. Sebelumnya, Inggris telah berjanji untuk memberikan citra satelit di wilayah yang diduga sebagai lokasi disekapnya ratusan siswi itu.
(esn)