Dubes Rusia: Krisis Ukraina sudah terlalu meluas

Rabu, 07 Mei 2014 - 19:59 WIB
Dubes Rusia: Krisis...
Dubes Rusia: Krisis Ukraina sudah terlalu meluas
A A A
Sindonews.com – Rusia menganggap apa yang terjadi di Ukraina sudah sangat jauh dari permasalahan semula. Krisis di Ukraina berawal dari protes terhadap Presiden Ukraina saat itu, Viktor Yanukovich yang memutuskan untuk tidak menjadi anggota Uni Eropa dan lebih memilih menjadi anggota federasi Rusia.

Menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin pada Selasa (7/5/2014) saat ditemui Sindonews, krisis di Ukraina saat ini sudah sangat meluas, sudah melebar terlalu jauh.

“Krisis di Ukraina sudah melebar dan berjalan lebih jauh dari sebelumnya. Hal ini disebabkan Pemerintah Ukraina sudah mempromosikan krisis tersebut ke tingkatan lebih tinggi," ungkap Galuzin saat ditemui di kediamannya, di Jakarta.

“Seperti yang kita lihat saat ini, krisis di sana (Ukraina) sudah mulai dipenuhi kekerasan yang dilakukan oleh pasukan pemerintah kepada rakyatnya sendiri,” Galuzin menambahkan.

Dia juga menyatakan, akibat krisis tersebut, kebebasan pers di Ukraina nampaknya sudah mulai menghilang, karena mendapatkan tekanan dari pemerintah.

Krisis yang terjadi di negara tetangga Rusia tersebut semakin membara. Akhir pekan lalu 42 orang tewas akibat kerusuhan yang melibatkan massa pro Kiev dengan massa pro Rusia. Pemerintah Ukraina sendiri semakin mengintensifkan operasi anti teror mereka guna membersihkan separatis pro Rusia di Ukraina.
(esn)
Berita Terkait
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Putin: Ekonomi Rusia...
Putin: Ekonomi Rusia Ungguli Banyak Anggota G20 Meski Ada Sanksi
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Apa yang Diinginkan...
Apa yang Diinginkan Putin dalam Mengakhiri Krisis Ukraina?
Putin: Krisis Ukraina...
Putin: Krisis Ukraina Disebabkan oleh Upaya Barat Pertahankan Hegemoni
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
37 menit yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
1 jam yang lalu
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
2 jam yang lalu
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
3 jam yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
4 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved