Pesawat menghujam saat manuver, pilot AS tewas tragis
Senin, 05 Mei 2014 - 14:03 WIB
Pesawat menghujam saat manuver, pilot AS tewas tragis
A
A
A
Sindonews.com – Aksi akrobat di udara atau air show pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat berakhir tragis. Pesawat itu gagal bermanuver dan jatuh menghujam landasan.
Sang pilot pun tewas mengenaskan dalam insiden yang terjadi di pangkalan Angkatan Udara California, Minggu waktu setempat atau Senin (5/5/2014) WIB. Pejabat pangkalan Angkatan Udara setempat, Kolonel David Mott mengatakan, pilot yang tewas bernama Eddie Andreini, 77. Korban merupakan pilot veteran AS.
”Tidak ada yang ingin melihat acara seperti ini,” kata Mott. ”Hati dan belasungkawa kami tertuju kepada keluarga Andreini,” katanya lagi.
Pilot Andreini semula bermanuver dengan pesawatnya untuk “memotong pita”.Pesawat itu terbang secara terbalik ke bawah menuju landasan sehingga pisau yang melekat di badan pesawat direncanakan bisa memotong pita itu. Sayang manuver itu gagal, dan pesawat menghujam ke landasan sehingga memicu kebakaran.
Aksi "potong pita"
Angie Giles, seorang penonton air show dari Antiokhia, California mengatakan, ”pesawat itu terbalik untuk melakukan trik dan memukul tanah hingga terseret.”
Roger Bockrath, seorang wartawan foto kawakan juga menjadi saksi insiden mengerikan itu. Menurutnya pilot Andreini terbang dan bermanuver dua kali. Kemudian pada aksi ketiganya, pesawat yang dia piloti menghujam landasan dan akrobat berakhir tragis.
”Dia terbang turun terlalu rendah dan menghantam aspal. Ia tergelincir sekitar 500 meter dan hanya duduk di sana. Pesawat pada dasarnya utuh, hanya sisi bawah yang bermasalah,” ujarnya, seperti dilansir Fox News.
Menurut Bockrath, ada selang 2,5 menit sebelum petugas pemadam kebakaran mendekat ke lokasi dan memadamkan kobaran api.
Sang pilot pun tewas mengenaskan dalam insiden yang terjadi di pangkalan Angkatan Udara California, Minggu waktu setempat atau Senin (5/5/2014) WIB. Pejabat pangkalan Angkatan Udara setempat, Kolonel David Mott mengatakan, pilot yang tewas bernama Eddie Andreini, 77. Korban merupakan pilot veteran AS.
”Tidak ada yang ingin melihat acara seperti ini,” kata Mott. ”Hati dan belasungkawa kami tertuju kepada keluarga Andreini,” katanya lagi.
Pilot Andreini semula bermanuver dengan pesawatnya untuk “memotong pita”.Pesawat itu terbang secara terbalik ke bawah menuju landasan sehingga pisau yang melekat di badan pesawat direncanakan bisa memotong pita itu. Sayang manuver itu gagal, dan pesawat menghujam ke landasan sehingga memicu kebakaran.
Aksi "potong pita"
Angie Giles, seorang penonton air show dari Antiokhia, California mengatakan, ”pesawat itu terbalik untuk melakukan trik dan memukul tanah hingga terseret.”
Roger Bockrath, seorang wartawan foto kawakan juga menjadi saksi insiden mengerikan itu. Menurutnya pilot Andreini terbang dan bermanuver dua kali. Kemudian pada aksi ketiganya, pesawat yang dia piloti menghujam landasan dan akrobat berakhir tragis.
”Dia terbang turun terlalu rendah dan menghantam aspal. Ia tergelincir sekitar 500 meter dan hanya duduk di sana. Pesawat pada dasarnya utuh, hanya sisi bawah yang bermasalah,” ujarnya, seperti dilansir Fox News.
Menurut Bockrath, ada selang 2,5 menit sebelum petugas pemadam kebakaran mendekat ke lokasi dan memadamkan kobaran api.
(mas)