Jong-un perintahkan tentara Korut siaga perang
Sabtu, 26 April 2014 - 11:38 WIB
Jong-un perintahkan tentara Korut siaga perang
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Korea Utara (Korut) memerintahkan seluruh pasukan tentaranya untuk selalu siaga perang. Menurut Jon-un, sikap itu harus dilakukan untuk mengantisipasi konflik antara Korut dan Amerika Serikat (AS).
Seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu (26/4/2014), hal tersebut diutarakan Jong-un saat Presiden AS Barack Obama datang mengunjungi tetangga mereka, Korea Selatan (Korsel).
“Panglima Tertinggi Kim Jong-un mengatakan, tidak ada yang lebih penting saat ini selain selalu mempersiapkan diri guna menghadapi pertempuran, dalam menghadapi konflik yang akan datang dengan AS," media pemerintah Korut melaporkan.
Jong-un sendiri memerintahkan pasukannya untuk semakin memperkuat bagian artileri mereka, dan memulai latihan menembak. Namun, dia mengkritik bagian artileri Korut karena dianggap kurang maksimal dalam melakukan strategi perang mereka.
"Saat menonton latihan tempur, ia (Jong un) sangat mengkritik sub-unit artileri karena gagal melakukan persiapan tempur yang baik," media pemerintah tersebut menambahkan. Jong-un mengkritik komandan pasukannya yang menurut dia tidak fokus dalam mempersiapkan pasukannya.
Seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu (26/4/2014), hal tersebut diutarakan Jong-un saat Presiden AS Barack Obama datang mengunjungi tetangga mereka, Korea Selatan (Korsel).
“Panglima Tertinggi Kim Jong-un mengatakan, tidak ada yang lebih penting saat ini selain selalu mempersiapkan diri guna menghadapi pertempuran, dalam menghadapi konflik yang akan datang dengan AS," media pemerintah Korut melaporkan.
Jong-un sendiri memerintahkan pasukannya untuk semakin memperkuat bagian artileri mereka, dan memulai latihan menembak. Namun, dia mengkritik bagian artileri Korut karena dianggap kurang maksimal dalam melakukan strategi perang mereka.
"Saat menonton latihan tempur, ia (Jong un) sangat mengkritik sub-unit artileri karena gagal melakukan persiapan tempur yang baik," media pemerintah tersebut menambahkan. Jong-un mengkritik komandan pasukannya yang menurut dia tidak fokus dalam mempersiapkan pasukannya.
(esn)