Dua jet tempur Rusia melintas, Inggris terkejut

Kamis, 24 April 2014 - 12:14 WIB
Dua jet tempur Rusia...
Dua jet tempur Rusia melintas, Inggris terkejut
A A A
Sindonews.com – Aksi dua pesawat jet tempur Rusia yang melintasi wilayah udara di dekat Inggris dan beberapa negara Eropa, membuat militer Inggris terkejut. Militer Inggris bereaksi cepat dengan menerbangkan pesawat jet tempur Thypoon untuk menyelidiki aksi pesawat tempur Rusia itu.

Manuver militer Rusia itu terjadi saat situasi di Ukraina memanas. (Baca: Pasukan AS bermunculan, 2 jet tempur Rusia lintasi Eropa).

Demikian keterangan Kementerian Pertahanan Inggris (MoD). Pesawat jet tempur Inggris langsung lepas landas dari pangkalan St Andrews untuk menyusul laju dua pesawat jet tempur Rusia. Menurut MoD insiden seperti itu pernah terjadi delapan kali pada tahun lalu.

Aksi dua pesawat jet tempur Rusia juga terlacak di wilayah udara di dekat Skotlandia. Kendati demikian, MoD memastikan laju dua pesawat jet tempur Rusia berada di rute internasional. ”Mereka sangat berhak untuk melakukannya,” bunyi pernyataan MoD, semalam (23/4/2014) seperti dilansir BBC.

Aksi militer Rusia ternyata juga dilakukan di wilayah laut. Di mana, kapal perang Inggris mengintai sebuah kapal pengahancur milik Rusia yang melewati wilayah Inggris. Inggris mengerahkan kapak HMS Dragon setelah mengetahui ada gerakan dari kapal militer Rusia dari arah Portsmouth menuju perairan utara Skotlandia.

Menteri Pertahanan Philip Hammond, mengatakan aksi militer Rusia itu sejatinya sebagai aksi untuk memata-matai Inggris.”Peristiwa baru-baru telah meningkatkan kesadaran adanya aktivitas militer Rusia, tetapi kita selalu rutin dimata-matai, diidentifikasi dan dikawal oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut Rusia dari wilayah udara internasional,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
20 menit yang lalu
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
54 menit yang lalu
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
1 jam yang lalu
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
2 jam yang lalu
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
11 jam yang lalu
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved