Australia tak persoalkan biaya pencarian MH370

Rabu, 23 April 2014 - 22:24 WIB
Australia tak persoalkan...
Australia tak persoalkan biaya pencarian MH370
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Australia mengaku tak mempersoalkan biaya operasi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hingga kini dipastikan terus membengkak, seiring belum ditemukannya bukti kuat keberadaan pesawat itu di Samudera Hindia.

“Akan ada beberapa masalah biaya di masa depan, tapi ini bukan tentang biaya," kata Menteri Pertahanan Australia, David Johnston kepada wartawan di Canberra, Rabu (23/4/2014). Sejak operasi pencarian dipusatkan di Samudera Hindia, Australia telah memgang kendali operasi pencarian multinasional itu.

"Kami ingin menemukan pesawat ini. Kami ingin mengatakan kepada teman-teman kita di Malaysia dan China, ini bukan soal. Kami harus membantu mereka yang berada dalam keadaan tragis," lanjutnya.

Warga negara China menjadi penumpang terbanyak di pesawat nahas itu. Sedangkan 8 warga Australia juga dilaporkan berada dalam daftar 239 penumpan pesawat yang hilang sejak 8 Maret tersebut.

Hingga kini, operasi pencarian MH370 tercatat sebagai operasi pencarian termahal dalam sejarah kecelakaan pesawat di dunia. Dengan begitu banyak sumber daya yang dikerahkan, belum juga ditemukan tanda-tanda keberadaan pesawat tersebut.

Sementara Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, memastikan proses pencarain belum berakhir. "Kami belum selesai pencarian , kami tidak menemukan apa pun di daerah yang kita cari , tapi intinya saya membuat adalah bahwa Australia tidak akan berhenti sampai kita telah melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan manusiawi ke bagian bawah misteri ini , " katanya.
(esn)
Berita Terkait
Eks PM Australia Ungkap...
Eks PM Australia Ungkap Sosok yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH370, Sebut Pembunuhan-Bunuh Diri
Nur Sajat Transgender...
Nur Sajat Transgender yang Mejeng di Depan Kakbah Kini Ada di Australia
Malaysia Airlines Pembawa...
Malaysia Airlines Pembawa 211 Orang Diancam Diledakkan, Terpaksa Putar Balik ke Sydney
Malaysia Tetap Ingin...
Malaysia Tetap Ingin Ekstradisi Nur Sajat, Transgender yang Mejeng Depan Kakbah
Malaysia Desak ASEAN...
Malaysia Desak ASEAN Sikapi Pakta Kapal Selam Nuklir Australia
Prabowo Dapat Ucapan...
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
3 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
4 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
5 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
6 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved