PM Ukraina: Rusia coba ganggu pemilu di Ukraina

Selasa, 22 April 2014 - 20:09 WIB
PM Ukraina: Rusia coba...
PM Ukraina: Rusia coba ganggu pemilu di Ukraina
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri (PM) Ukraina, Arseny Yatseniuk, mengatakan pada Selasa (22/4/2014), pasukan khusus Rusia yang beroperasi di timur Ukraina ditunjukan untuk menganggu jalannya pemilihan umum yang akan berlangsung 25 Mei mendatang.

Seperti dilansir Reuters, hal tersebut diutarakan pada konferensi pers setelah bertemu dengan Wakil Presiden AS, Joe Biden. Yatseniuk juga mendesak Rusia untuk segera menarik pasukannya dari Ukraina timur dan dari wilayah Crimea.

"Segala sesuatu yang sekarang terjadi di timur (Ukraina) dan mereka mendapatkan dukungan dari Rusia ditujukan untuk merusak pemilihan presiden," ungkap Yatseniuk.

“Kami menuntut bahwa Rusia segera menarik pasukan khusus mereka yang berada di timur dan di Crimea, lalu kita ubah halaman memalukan ini di mana wilayah Ukraina telah diambil oleh tentara Rusia," Yatseniuk menambahkan.

Sebelumnya Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, merilis foto-foto yang berasal dari diplomat Ukraina. Foto-foto itu menunjukkan, bahwa kelompok separatis bersenjata di Ukraina timur adalah perwira militer atau intelijen Rusia.
(esn)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
30 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
3 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
4 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
6 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved