Korban ledakan bom pasar buah di Pakistan bertambah
Rabu, 09 April 2014 - 15:47 WIB
Korban ledakan bom pasar buah di Pakistan bertambah
A
A
A
Sindonews.com – Korban tewas dalam ledakan bom di sebuah pasar buah di ibukota Pakistan, Islamabad pada Rabu (9/4/2014) pagi bertambah menjadi 23 orang, sementara 70 orang dilaporkan menjadi korban luka.
Seperti dilansir Xinhua, Dr Ayesha Isani, juru bicara dari Pakistan Institute of Medical Sciences, mengatakan, mereka telah menerima 18 mayat dan 50 orang luka-luka di rumah sakit, setidaknya 25 korban luka berada dalam kondisi kritis.
Sebelumnya, Dr Javed Ikram, Wakil Kepala Rumah sakit yang sama menegaskan tentang jumlah korban dalam ledakan tersebut. Dia menyatakan, total 23 korban tewas. 18 korban sudah dibawa ke rumah sakit, sedangkan lima masih berada di lokasi kejadian.
Saksi mata mengatakan, sekitar 100 orang sedang melakukan tawar menawar pada tumpukan kotak jambu yang baru diturunkan dari sebuah truk ketika ledakan itu terjadi.
Hingga saat ini masih belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun, pihak kepolisian menduga pihak Taliban yang kerap melakukan teror serupa berada di balik serangan bom tersebut.
Seperti dilansir Xinhua, Dr Ayesha Isani, juru bicara dari Pakistan Institute of Medical Sciences, mengatakan, mereka telah menerima 18 mayat dan 50 orang luka-luka di rumah sakit, setidaknya 25 korban luka berada dalam kondisi kritis.
Sebelumnya, Dr Javed Ikram, Wakil Kepala Rumah sakit yang sama menegaskan tentang jumlah korban dalam ledakan tersebut. Dia menyatakan, total 23 korban tewas. 18 korban sudah dibawa ke rumah sakit, sedangkan lima masih berada di lokasi kejadian.
Saksi mata mengatakan, sekitar 100 orang sedang melakukan tawar menawar pada tumpukan kotak jambu yang baru diturunkan dari sebuah truk ketika ledakan itu terjadi.
Hingga saat ini masih belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Namun, pihak kepolisian menduga pihak Taliban yang kerap melakukan teror serupa berada di balik serangan bom tersebut.
(esn)