Korban serangan bom kereta di Pakistan bertambah
Selasa, 08 April 2014 - 20:51 WIB
Korban serangan bom kereta di Pakistan bertambah
A
A
A
Sindonews.com – Korban tewas dalam ledakan bom di kereta Jafar ekspres di stasiun kereta di Distrik Sibbi, Pakistan dilaporkan bertambah menjadi 14 orang, sumber rumah sakit mengatakan pada Selasa (8/4/2014).
Ledakan itu terjadi sehari setelah pasukan keamanan Pakistan mengaku telah membunuh 30 militan separatis dalam bentrokan terbesar dalam beberapa bulan di provinsi kaya gas di Pakistan, Baluchistan.
Seperti dilansir Reuters, separatis United Baluch Army mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka mengatakan pemboman itu merupakan pembalasan untuk penggerebekan oleh pasukan keamanan.
"Api melalap (kereta) setelah ledakan, menyebabkan sebagian besar kematian," ungkap seorang pekerja penyelamatan. Menteri Kereta Api Pakistan, Khawaja Saad Rafique mengkonfirmasi jumlah korban yang tewas.
Dalam insiden ledakan itu, 50 orang ikut menjadi korban luka, dan saat ini sebagian sudah dibawa ke rumah sakit sipil di Distrik Sibbi, sisanya di larikan kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Ledakan itu terjadi sehari setelah pasukan keamanan Pakistan mengaku telah membunuh 30 militan separatis dalam bentrokan terbesar dalam beberapa bulan di provinsi kaya gas di Pakistan, Baluchistan.
Seperti dilansir Reuters, separatis United Baluch Army mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Mereka mengatakan pemboman itu merupakan pembalasan untuk penggerebekan oleh pasukan keamanan.
"Api melalap (kereta) setelah ledakan, menyebabkan sebagian besar kematian," ungkap seorang pekerja penyelamatan. Menteri Kereta Api Pakistan, Khawaja Saad Rafique mengkonfirmasi jumlah korban yang tewas.
Dalam insiden ledakan itu, 50 orang ikut menjadi korban luka, dan saat ini sebagian sudah dibawa ke rumah sakit sipil di Distrik Sibbi, sisanya di larikan kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
(esn)