Enam tewas dalam serangan bom di Pakistan
Selasa, 08 April 2014 - 18:50 WIB
Enam tewas dalam serangan bom di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya enam orang tewas dan 20 lainnya terluka pada Rabu (8/4/2014), ketika sebuah bom menghantam kereta penumpang di distrik Sibi, Pakistan, media setempat melaporkan.
Seperti dilansir Xinhua, menurut penyelidikan awal oleh polisi, bom itu dipicu oleh ledakan yang dikendalikan dari jauh dan bahan peledak sudah diletakkan sebelumnya di dalam salah satu gerbong kereta Jafar ekspres.
Kereta yang membawa penumpang dari kota Quetta menuju kota Rawalpindi, terbakar setelah ledakan terjadi. Polisi mengatakan, ledakan itu terjadi sekitar 10 menit setelah kereta berhenti di stasiun kereta api.
Sebagian besar korban luka segera dilarikan ke rumah sakit sipil Sibi, sementara itu beberapa korban luka lainnya dilarikan ke rumah sakit lain di daerah Sibi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga saat ini belum ada satupun yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Setelah ledakan terjadi, pihak kepolisian segera mengepung daerah tersebut dan meluncurkan operasi pencarian untuk mencari apakah ada bom lain yang ditanaman di stasiun tersebut.
Seperti dilansir Xinhua, menurut penyelidikan awal oleh polisi, bom itu dipicu oleh ledakan yang dikendalikan dari jauh dan bahan peledak sudah diletakkan sebelumnya di dalam salah satu gerbong kereta Jafar ekspres.
Kereta yang membawa penumpang dari kota Quetta menuju kota Rawalpindi, terbakar setelah ledakan terjadi. Polisi mengatakan, ledakan itu terjadi sekitar 10 menit setelah kereta berhenti di stasiun kereta api.
Sebagian besar korban luka segera dilarikan ke rumah sakit sipil Sibi, sementara itu beberapa korban luka lainnya dilarikan ke rumah sakit lain di daerah Sibi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga saat ini belum ada satupun yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. Setelah ledakan terjadi, pihak kepolisian segera mengepung daerah tersebut dan meluncurkan operasi pencarian untuk mencari apakah ada bom lain yang ditanaman di stasiun tersebut.
(esn)