Putus asa, keluarga penumpang MH370 ancam mogok makan
Selasa, 18 Maret 2014 - 15:31 WIB
Putus asa, keluarga penumpang MH370 ancam mogok makan
A
A
A
Sindonews.com – Keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 putus asa setelah pencarian pesawat itu tidak mengalami perkembangan. Mereka mengancam akan mogok makan dan menuntut otoritas Malaysia untuk memberikan jawaban tentang nasib pesawat dan kerabat mereka.
”Sekarang kita tidak punya berita, dan semua orang khawatir. Para kerabat mengatakan mereka akan pergi ke keduataan (Malaysia) untuk mencari duta besar,” kata Wen Wancheng, yang putranya menjadi salah satu penumpang pesawat MH370, Selasa (18/3/2014).
”Duta besar Malaysia harus muncul. Tapi dia tidak (muncul),” kata Wen, setelah pertemuan rutin antara pejabat Malaysia Airlines dan anggota keluarga penumpang di sebuah hotel di Beijing, seperti dikutip AFP.
“Anda mendengar mereka mengatakan 'mogok makan',” imbuh Wen, warga asal Provinsi Shandong timur tersebut. Seperti diketahui, dua pertiga dari para penumpang pesawat adalah warga China.
Sementara itu, di luar gedung pertemuan, sejumlah warga China yang merupakan kerabat dari para penumpang pesawat berdemo. Mereka mengusung berbagai spanduk yang mempertanyakan nasib keluarga mereka yang ada di pesawat. Mereka juga menyatakan akan terus mogok makan, sampai ada kejelasan dari pihak Malaysia.
”Karena mereka tidak memberi kita sesuatu yang benar tentang kehidupan orang-orang kami, maka kami semua protes,” teriak seorang wanita kerabat dari penumpang pesawat, yang tidak bersedia diidentifikasi.”Semua kerabat mengalami tekanan mental.”
Pihak Beijing telah kritis terhadap Malaysia yang dianggap pelit berbagi informasi. Malaysia sendiri menolak berbagi data radar mereka yang memantau gerakan terakhir dari pesawat MH370 dengan alasan menyangkut keamanan nasional mereka.
”Sekarang kita tidak punya berita, dan semua orang khawatir. Para kerabat mengatakan mereka akan pergi ke keduataan (Malaysia) untuk mencari duta besar,” kata Wen Wancheng, yang putranya menjadi salah satu penumpang pesawat MH370, Selasa (18/3/2014).
”Duta besar Malaysia harus muncul. Tapi dia tidak (muncul),” kata Wen, setelah pertemuan rutin antara pejabat Malaysia Airlines dan anggota keluarga penumpang di sebuah hotel di Beijing, seperti dikutip AFP.
“Anda mendengar mereka mengatakan 'mogok makan',” imbuh Wen, warga asal Provinsi Shandong timur tersebut. Seperti diketahui, dua pertiga dari para penumpang pesawat adalah warga China.
Sementara itu, di luar gedung pertemuan, sejumlah warga China yang merupakan kerabat dari para penumpang pesawat berdemo. Mereka mengusung berbagai spanduk yang mempertanyakan nasib keluarga mereka yang ada di pesawat. Mereka juga menyatakan akan terus mogok makan, sampai ada kejelasan dari pihak Malaysia.
”Karena mereka tidak memberi kita sesuatu yang benar tentang kehidupan orang-orang kami, maka kami semua protes,” teriak seorang wanita kerabat dari penumpang pesawat, yang tidak bersedia diidentifikasi.”Semua kerabat mengalami tekanan mental.”
Pihak Beijing telah kritis terhadap Malaysia yang dianggap pelit berbagi informasi. Malaysia sendiri menolak berbagi data radar mereka yang memantau gerakan terakhir dari pesawat MH370 dengan alasan menyangkut keamanan nasional mereka.
(mas)