Aneh, pesawat MH370 kirim ping setelah lenyap misterius
Jum'at, 14 Maret 2014 - 09:30 WIB
Aneh, pesawat MH370 kirim ping setelah lenyap misterius
A
A
A
Sindonews.com – Meski lenyap misterius setelah kehilangan kontak dengan petugas lalu lintas udara, pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 diketahui mengirimkan “ping” yang ditangkap satelit.
Sistem komunikasi pesawat yang terhubung langsung ke satelit, diketahui mengirim “ping” berjeda dalam tempo satu jam. Menurut sumber yang terkait dengan penyelidikan hilangnya pesawat, setidaknya terdengar lima atau enam kali “ping” yang dikirimkan sistem komunikasi pesawat itu.
Kendati demikian, lanjut sumber itu, pengiriman “ping” saja tidak bisa menjadi bukti bahwa pesawat berada di udara atau di darat. Bukti baru itu juga ikut menjadi bahan penyelidikan terbaru.
Sementara itu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, mengkonfirmasi bahwa ada bukti baru, yang menyatakan pesawat MAS MH370 diduga jatuh di Samudera Hindia.
Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, pencarian pesawa MH370 bisa dimulai di Samudera Hindia. ”Ini pemahaman saya bahwa berdasarkan beberapa informasi baru yang belum tentu konklusif. Tetapi informasi baru, menyatakan, sebuah area pencarian tambahan dapat dibuka di Samudera Hindia,” kata Carney, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/3/2014).
”Kami berkonsultasi dengan mitra internasional tentang alat yang tepat untuk dikerahkan,” ujarnya. Dalam transkrip dari situs Gedung Putih terbaru, Carney mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dari investigasi yang sedang berlangsung terkait hilangnya pesawat MH370.
Sistem komunikasi pesawat yang terhubung langsung ke satelit, diketahui mengirim “ping” berjeda dalam tempo satu jam. Menurut sumber yang terkait dengan penyelidikan hilangnya pesawat, setidaknya terdengar lima atau enam kali “ping” yang dikirimkan sistem komunikasi pesawat itu.
Kendati demikian, lanjut sumber itu, pengiriman “ping” saja tidak bisa menjadi bukti bahwa pesawat berada di udara atau di darat. Bukti baru itu juga ikut menjadi bahan penyelidikan terbaru.
Sementara itu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, mengkonfirmasi bahwa ada bukti baru, yang menyatakan pesawat MAS MH370 diduga jatuh di Samudera Hindia.
Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, pencarian pesawa MH370 bisa dimulai di Samudera Hindia. ”Ini pemahaman saya bahwa berdasarkan beberapa informasi baru yang belum tentu konklusif. Tetapi informasi baru, menyatakan, sebuah area pencarian tambahan dapat dibuka di Samudera Hindia,” kata Carney, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/3/2014).
”Kami berkonsultasi dengan mitra internasional tentang alat yang tepat untuk dikerahkan,” ujarnya. Dalam transkrip dari situs Gedung Putih terbaru, Carney mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dari investigasi yang sedang berlangsung terkait hilangnya pesawat MH370.
(mas)