Dicap syirik, dukun Malaysia pencari MH370 bakal ditangkap
Kamis, 13 Maret 2014 - 17:51 WIB
Dicap syirik, dukun Malaysia pencari MH370 bakal ditangkap
A
A
A
Sindonews.com –Aparat Departemen Agama Islam Selangor (Jais) akan menangkap dukun yang melakukan ritual untuk membantu mencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Jais akan membubarkan paksa ritual itu karena dianggap syirik (menyekutukan Tuhan).
Kepala Penegakan Dapartemen Agama Islam wilayah Sepang, Zaifullah Jaafar Shidek, mengatakan, pemantauan akan diperketat untuk mencegah ritual dukun pencari pesawat MH370, Ibrahim Mat Zin.
”Apa pun yang bertentangan dengan prinsip syariah dan fatwa, akan diminta untuk membubarkan diri. Jika mereka menolak, kami akan menangkap mereka,” kata Zaifullah, Kamis (13/3/2014).
Tujuh petugas dari departemen, kata dia, sudah dikirim ke Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk memantau, apakah dukun Ibrahim itu beraksi kembali atau tidak.”Hal ini untuk menghindari orang-orang menjadi syirik,” imbuh Zaifullah.
Dasar untuk penangkapan dukun itu, mengacu pada pasal 7 Undang Undang Tindak Pidana Syariah Selangor Tahun 1995. ”Tentang doktrin palsu,” ucapnya.
Sudah dua kali dukun Ibrahim yang berjuluk Raja Nujum Sedunia itu beraksi untuk mencari pesawat. Aksi pertama, dia menggunakan alat perangkap ikan. Aksi kedua menggunakan berbagai alat, termasuk tikar yang diklaim sebagai karpet ajaib.
Aksi dukun itu, seperti dikutip The Star, telah membuat para pejabat dan warga Malaysia malu. Dukun Ibrahim dianggap mencari publisitas murahan. Dia juga menerima berbagai hujatan di situs sosial media.
Kepala Penegakan Dapartemen Agama Islam wilayah Sepang, Zaifullah Jaafar Shidek, mengatakan, pemantauan akan diperketat untuk mencegah ritual dukun pencari pesawat MH370, Ibrahim Mat Zin.
”Apa pun yang bertentangan dengan prinsip syariah dan fatwa, akan diminta untuk membubarkan diri. Jika mereka menolak, kami akan menangkap mereka,” kata Zaifullah, Kamis (13/3/2014).
Tujuh petugas dari departemen, kata dia, sudah dikirim ke Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk memantau, apakah dukun Ibrahim itu beraksi kembali atau tidak.”Hal ini untuk menghindari orang-orang menjadi syirik,” imbuh Zaifullah.
Dasar untuk penangkapan dukun itu, mengacu pada pasal 7 Undang Undang Tindak Pidana Syariah Selangor Tahun 1995. ”Tentang doktrin palsu,” ucapnya.
Sudah dua kali dukun Ibrahim yang berjuluk Raja Nujum Sedunia itu beraksi untuk mencari pesawat. Aksi pertama, dia menggunakan alat perangkap ikan. Aksi kedua menggunakan berbagai alat, termasuk tikar yang diklaim sebagai karpet ajaib.
Aksi dukun itu, seperti dikutip The Star, telah membuat para pejabat dan warga Malaysia malu. Dukun Ibrahim dianggap mencari publisitas murahan. Dia juga menerima berbagai hujatan di situs sosial media.
(mas)