Saat MH370 hilang, saksi mata lihat pesawat terbakar
Kamis, 13 Maret 2014 - 15:55 WIB
Saat MH370 hilang, saksi mata lihat pesawat terbakar
A
A
A
Sindonews.com – Di saat otoritas Malaysia dan semua pihak kebingungan setelah enam hari mencari pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang lenyap misterius, ada kesaksian baru. Seorang saksi mata mengaku melihat pesawat terbakar di wilayah udara antara Malaysia dan Vietnam.
Saksi mata tersebut adalah Mike McKay. Dia adalah pekerja asal Selandia Baru di sektor pengeboran minyak di kawasan Laut China Selatan. McKay melihat pesawat terbakar, persis di saat pesawat MH370 hilang.
Pekerja di perusahaan “Songa Mercur” itu, lantas mengirim surat elektronik atau email ke bosnya untuk menceritakan apa yang dia lihat.
“Dia melihat pesawat yang terbakar di ketinggian, di wilayah sekitar 50 - 70km dari lokasi (tempat dia bekerja),” tulis Business Insider, mengutip kesaksian McKay.
Bos McKay menegaskan bahwa surat yang di-posting online oleh beberapa media pada Kamis (13/3/2014) adalah otentik.
McKay, yang berpaspor Selandia Baru, mengatakan, bahwa ia mencoba untuk menghubungi pejabat Malaysia dan Vietnam tentang apa yang ia lihat.”Beberapa hari yang lalu,” ujarnya, meyakinkan bahwa pesannya sudah dikonfirmasi.
”Saya percaya, saya melihat pesawat Malaysia Airlines turun. Waktunya tepat,” kata McKay dalam email. ”Saya melihat (pesawat) terbakar pada ketinggian,” katanya lagi.
”Sementara, saya melihat yang terbakar itu, tampak dalam sepotong. Saat saya pertama kali melihat kebakaran, (pesawat) sampai api keluar ( posisinya masih pada ketinggian) dengan durasi 10 hingga 15 detik.”
Pejabat Vietnam yang dikonfirmasi ABC News, mengaku telah menerima surat itu. Tapi mereka tidak menemukan apa pun di sekitar perairan, di lokasi seperti yang diceritakan McKay.
Saksi mata tersebut adalah Mike McKay. Dia adalah pekerja asal Selandia Baru di sektor pengeboran minyak di kawasan Laut China Selatan. McKay melihat pesawat terbakar, persis di saat pesawat MH370 hilang.
Pekerja di perusahaan “Songa Mercur” itu, lantas mengirim surat elektronik atau email ke bosnya untuk menceritakan apa yang dia lihat.
“Dia melihat pesawat yang terbakar di ketinggian, di wilayah sekitar 50 - 70km dari lokasi (tempat dia bekerja),” tulis Business Insider, mengutip kesaksian McKay.
Bos McKay menegaskan bahwa surat yang di-posting online oleh beberapa media pada Kamis (13/3/2014) adalah otentik.
McKay, yang berpaspor Selandia Baru, mengatakan, bahwa ia mencoba untuk menghubungi pejabat Malaysia dan Vietnam tentang apa yang ia lihat.”Beberapa hari yang lalu,” ujarnya, meyakinkan bahwa pesannya sudah dikonfirmasi.
”Saya percaya, saya melihat pesawat Malaysia Airlines turun. Waktunya tepat,” kata McKay dalam email. ”Saya melihat (pesawat) terbakar pada ketinggian,” katanya lagi.
”Sementara, saya melihat yang terbakar itu, tampak dalam sepotong. Saat saya pertama kali melihat kebakaran, (pesawat) sampai api keluar ( posisinya masih pada ketinggian) dengan durasi 10 hingga 15 detik.”
Pejabat Vietnam yang dikonfirmasi ABC News, mengaku telah menerima surat itu. Tapi mereka tidak menemukan apa pun di sekitar perairan, di lokasi seperti yang diceritakan McKay.
(mas)