Plinplan & bingung lacak MH370, Malaysia banjir hujatan

Rabu, 12 Maret 2014 - 12:22 WIB
Plinplan & bingung lacak...
Plinplan & bingung lacak MH370, Malaysia banjir hujatan
A A A
Sindonews.com – Para pihak berwenang Malaysia kebanjiran hujatan dari berbagai media asing, karena plinplan dan bingung soal pelacakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

Hujatan, salah satunya ditujukan kepada Kepala Angkatan Udara, Jenderal Rodzali Daud yang memberikan keterangan berbeda-beda.


New York Times, misalnya menulis kritikan pedas, bahwa pihak berwenang Malaysia telah berulang kali mengklaim akan memberikan layanan informasi terbaik atas hilangnya pesawat MH370 yang membawa 239 orang itu.

“Namun, pihak Putrajaya dan maskapai MAS telah mengeluarkan informasi yang tidak tepat, tidak lengkap dan kadang-kadang tidak akurat, bahkan (keterangan) pejabat sipil bertentangan pemimpin militer,” tulis media Amerika Serikat itu.

Contoh terbaru adalah bantahan Jenderal Rodzali, soal pernyataan sebelumnya yang dikutip koran Malaysia, Berita Harian, bahwa pesawat MH370 terlacak di Selat Malaka.

Contoh lain, soal pernyataan Rodzali yang mengejutkan pakar penerbangan serta pejabat di China. Yakni, dia menegaskan, Pemerintah Malaysia telah kehilangan kontak dengan pesawat lebih dari satu jam sebelum (dinyatakan hilang). Kontak terakhir, diklaim saat posisi pesawat berada di atas Teluk Thailand.

Simpang siurnya informasi dari aparat Malaysia itu, juga menuai hujatan dari publik China di situs sosial media, Sina Weibo. ”Malaysia, bagaimana Anda bisa menyembunyikan sesuatu sebesar ini sampai sekarang?,” tulis seorang pengguna akun Sina Weibo.

David Learmount, editor Flightglobal, media khusus layanan penerbangan juga mempertanyakan keterangan aparat Malaysia yang tidak akurat. ”Para kerabat dari orang-orang yang hilang, sedang krisis informasi tentang apa yang terjadi dengan pesawat itu. Bagi saya (ketidakakuratan) itu masalah,” katanya.


Sindonewshari ini (12/3/2014), juga ikut melansir pemberitaan kritis perihal pernyataan plinplan dari otoritas Malaysia. Padahal, informasi dari pihak berwenang Malaysia sangat dibutuhkan para keluarga penumpang, termasuk yang berasal dari Indonesia.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
1 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved