AS: Rusia tak ciptakan lingkungan untuk diplomasi di Ukraina
Rabu, 12 Maret 2014 - 03:45 WIB
AS: Rusia tak ciptakan lingkungan untuk diplomasi di Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) pada Selasa (11/3/2014), menuduh Rusia tidak menciptakan lingkungan untuk resolusi diplomatik guna mengakhiri krisis di Ukraina.
Menurut Departemen Luar Negeri AS, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa pagi untuk membahas serangkaian upaya untuk menemukan solusi diplomatik.
"Kerry juga menegaskan kesediaannya untuk terus terlibat dengan Menteri Luar Negeri Lavrov, termasuk pada pekan ini. Tetapi, lingkungan dan tujuan harus tepat untuk melindungi imunitas dan kedaulatan Ukraina. Dan, jelas kami tidak melihat itu dalam tanggapan yang kami terima kembali," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, seperti dikutip Reuters.
Psaki mengatakan, Rusia memberikan respons terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan AS pada awal pekan ini soal kemungkinan Kerry melakukan perjalanan ke Rusia pada pekan ini. Namun, yang juga dibutuhkan adalah kepastian, apakah Moskow akan terlibat dalam solusi diplomatik di Ukraina.
“Kerry mengatakan pada Lavrov, langkah-langkah eskalasi lebih lanjut akan membuat jendela diplomasi menjadi lebih sulit," lanjut Psaki.
Krisis di Ukraina telah menempatkan hubungan AS dan Rusia pada titik terburuk setelah era perang dingin. Pengiriman pasukan tanpa identitas, yang diyakini adalah pasukan Rusia ke Crimea, wilayah Ukraina, telah menimbulkan kecaman keras dari AS.
Menurut Departemen Luar Negeri AS, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa pagi untuk membahas serangkaian upaya untuk menemukan solusi diplomatik.
"Kerry juga menegaskan kesediaannya untuk terus terlibat dengan Menteri Luar Negeri Lavrov, termasuk pada pekan ini. Tetapi, lingkungan dan tujuan harus tepat untuk melindungi imunitas dan kedaulatan Ukraina. Dan, jelas kami tidak melihat itu dalam tanggapan yang kami terima kembali," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, seperti dikutip Reuters.
Psaki mengatakan, Rusia memberikan respons terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan AS pada awal pekan ini soal kemungkinan Kerry melakukan perjalanan ke Rusia pada pekan ini. Namun, yang juga dibutuhkan adalah kepastian, apakah Moskow akan terlibat dalam solusi diplomatik di Ukraina.
“Kerry mengatakan pada Lavrov, langkah-langkah eskalasi lebih lanjut akan membuat jendela diplomasi menjadi lebih sulit," lanjut Psaki.
Krisis di Ukraina telah menempatkan hubungan AS dan Rusia pada titik terburuk setelah era perang dingin. Pengiriman pasukan tanpa identitas, yang diyakini adalah pasukan Rusia ke Crimea, wilayah Ukraina, telah menimbulkan kecaman keras dari AS.
(esn)