Flu burung H5N1 kembali memakan korban di Kamboja
Senin, 10 Maret 2014 - 20:04 WIB
Flu burung H5N1 kembali memakan korban di Kamboja
A
A
A
Sindonews.com – Virus flu burung H5N1 kembali memakan korban jiwa. Kali ini yang menjadi korbannya adalah seorang anak laki-laki berusia 11 tahun. Pihak rumah sakit Kamboja mengkonfirmasi hal tersebut.
“Anak laki-laki yang berasal dari bagian utara provinsi Kampong Chhnang, Kambjoa, meninggal pada Jumat pagi. Ia wafat setelah enam jam dirawat di rumah sakit,” ungkap Denis Laurent, Wakil Direktur Rumah Sakit Kantha Bopha, seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (10/3/2014).
"Kami mencoba untuk melakukan yang terbaik, tapi terlambat. Dan, kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkannya," Laurent menambahkan.
Dokter mengatakan, anak itu telah mengkonsumsi unggas yang terserang virus H5N1. Pihak berwenang telah berjuang untuk mengendalikan wabah flu burung di Kamboja, yang telah menyebablan 14 kematian sepanjang tahun 2014 lalu.
Anak-anak di Kamboja rawan terjangkit virus tersebut, karena mereka sering bermain dengan unggas. Pada awal bulan ini, seorang bocah tiga tahun dari pinggiran Phnom Penh meninggal karena H5N1.
“Anak laki-laki yang berasal dari bagian utara provinsi Kampong Chhnang, Kambjoa, meninggal pada Jumat pagi. Ia wafat setelah enam jam dirawat di rumah sakit,” ungkap Denis Laurent, Wakil Direktur Rumah Sakit Kantha Bopha, seperti dilansir Chanel News Asia, Senin (10/3/2014).
"Kami mencoba untuk melakukan yang terbaik, tapi terlambat. Dan, kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkannya," Laurent menambahkan.
Dokter mengatakan, anak itu telah mengkonsumsi unggas yang terserang virus H5N1. Pihak berwenang telah berjuang untuk mengendalikan wabah flu burung di Kamboja, yang telah menyebablan 14 kematian sepanjang tahun 2014 lalu.
Anak-anak di Kamboja rawan terjangkit virus tersebut, karena mereka sering bermain dengan unggas. Pada awal bulan ini, seorang bocah tiga tahun dari pinggiran Phnom Penh meninggal karena H5N1.
(esn)