Malaysia: Kerahkan 34 pesawat, MH370 harus ketemu!
Senin, 10 Maret 2014 - 17:56 WIB
Malaysia: Kerahkan 34 pesawat, MH370 harus ketemu!
A
A
A
Sindonews.com – Pencarian besar-besaran pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, melibatkan 34 pesawat, 40 kapal dan kru pencari dari 10 negara, termasuk Indonesia. Tapi, pencarian pesawat yang membawa 239 orang, termasuk 7 warga Indonesia itu masih nihil.
Otoritas Penerbangan Malaysia kebingungan. Selain, tidak ada jejak pesawat MAS MH370, mereka juga terus dituntut pihak keluarga penumpang yang minta kejelasan nasib para penumpang.
Pesawat itu, lenyap misterius usai lepas landas sejak Sabtu lalu.”Kami tidak menemukan apa pun yang muncul terkait objek pesawat , apalagi pesawat itu sendiri,” keluh Azharuddin Abdul Rahman, Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Malaysia, Senin (10/3/2014).
“Untuk pesawat yang hilang begitu saja, sejauh ini kita prihatin. Kita sama-sama bingung juga,” kata Rahman. ”Kita harus menemukan pesawat itu!”, tegasnya.
Sejak pesawat lenyap misterius, tim pencari dari Vietnam, China, Singapura, Indonesia, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Filipina dan Selandia Baru telah bekerja bersama Malaysia untuk menjelajahi Teluk Thailand, bagian dari Laut China Selatan.
Fokus pencarian pesawat itu sekarang telah bergeser ke Laut Andaman, dekat perbatasan Thailand. Alasannya, menurut pantauan radar pesawat mungkin telah berbalik untuk kembali ke Kuala Lumpur.
Rahman juga minta setiap temuan dari berbagai tim asing disertai bukti akurat, bukan sekadar klaim belaka.”Kita perlu bukti kuat. Kita perlu bukti nyata,” kata Rahman, seperti dikutip CNN. “Kami meningkatkan upaya kami untuk melakukan apa yang harus kita lakukan.”
Otoritas Penerbangan Malaysia kebingungan. Selain, tidak ada jejak pesawat MAS MH370, mereka juga terus dituntut pihak keluarga penumpang yang minta kejelasan nasib para penumpang.
Pesawat itu, lenyap misterius usai lepas landas sejak Sabtu lalu.”Kami tidak menemukan apa pun yang muncul terkait objek pesawat , apalagi pesawat itu sendiri,” keluh Azharuddin Abdul Rahman, Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Malaysia, Senin (10/3/2014).
“Untuk pesawat yang hilang begitu saja, sejauh ini kita prihatin. Kita sama-sama bingung juga,” kata Rahman. ”Kita harus menemukan pesawat itu!”, tegasnya.
Sejak pesawat lenyap misterius, tim pencari dari Vietnam, China, Singapura, Indonesia, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Filipina dan Selandia Baru telah bekerja bersama Malaysia untuk menjelajahi Teluk Thailand, bagian dari Laut China Selatan.
Fokus pencarian pesawat itu sekarang telah bergeser ke Laut Andaman, dekat perbatasan Thailand. Alasannya, menurut pantauan radar pesawat mungkin telah berbalik untuk kembali ke Kuala Lumpur.
Rahman juga minta setiap temuan dari berbagai tim asing disertai bukti akurat, bukan sekadar klaim belaka.”Kita perlu bukti kuat. Kita perlu bukti nyata,” kata Rahman, seperti dikutip CNN. “Kami meningkatkan upaya kami untuk melakukan apa yang harus kita lakukan.”
(mas)