Venezuela usir dubes & 3 diplomat Panama
Jum'at, 07 Maret 2014 - 13:05 WIB
Venezuela usir dubes & 3 diplomat Panama
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Venezuela mengusir duta besar (dubes) Panama dan tiga diplomat lainnya. Mereka diberi waktu 48 jam untuk meninggalkan Venezuela, setelah negara itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Panama.
”Kami menerima surat dari Kementerian Luar Negeri Venezuela yang disampaikan ke kedutaan kami. Di dalamnya dinyatakan, empat diplomat yang bekerja di kedutaan besar kami sebagai 'persona non-grata’,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Panama, Mayra Arosemena, kepada wartawan.
Para diplomat adalah dubes Pedro Pereira, diplomat Jaime Serrano dan dua pejabat kedutaan lainnya. ”Kami telah mengingatkan staf kami hari ini dan mereka pulang (ke Panama) besok,” ujar Arosemena, seperti dikutip AFP, Jumat (7/3/2014).
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Rabu lalu mengumumkan, bahwa dia memutuskan hubungan diplomatik dengan Panama setelah negara itu menyerukan dilakukan penyelidikan atas protes yang berujung maut di Caracas. Setidaknya belasan orang tewas, selama demonstrasi rusuh selama beberapa hari di Caracas.
Maduro juga mengatakan, bahwa negaranya membekukan semua kerjasama dagang dan ekonomi dengan Panama. ”Tak seorang pun akan dibiarkan bersekongkol untuk mengintervensi terhadap tanah air kita. Cukup!,” tegas Maduro di hadapan para pemimpin Amerika Latin yang memperingati meninggal Hugo Chavez.
”Kami menerima surat dari Kementerian Luar Negeri Venezuela yang disampaikan ke kedutaan kami. Di dalamnya dinyatakan, empat diplomat yang bekerja di kedutaan besar kami sebagai 'persona non-grata’,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Panama, Mayra Arosemena, kepada wartawan.
Para diplomat adalah dubes Pedro Pereira, diplomat Jaime Serrano dan dua pejabat kedutaan lainnya. ”Kami telah mengingatkan staf kami hari ini dan mereka pulang (ke Panama) besok,” ujar Arosemena, seperti dikutip AFP, Jumat (7/3/2014).
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada Rabu lalu mengumumkan, bahwa dia memutuskan hubungan diplomatik dengan Panama setelah negara itu menyerukan dilakukan penyelidikan atas protes yang berujung maut di Caracas. Setidaknya belasan orang tewas, selama demonstrasi rusuh selama beberapa hari di Caracas.
Maduro juga mengatakan, bahwa negaranya membekukan semua kerjasama dagang dan ekonomi dengan Panama. ”Tak seorang pun akan dibiarkan bersekongkol untuk mengintervensi terhadap tanah air kita. Cukup!,” tegas Maduro di hadapan para pemimpin Amerika Latin yang memperingati meninggal Hugo Chavez.
(mas)