Terkait insiden Manus, Menlu Iran tuntut penjelasan Australia
Jum'at, 07 Maret 2014 - 06:18 WIB
Terkait insiden Manus, Menlu Iran tuntut penjelasan Australia
A
A
A
Sindonews.com – Insiden berdarah yang terjadi di pulau Manus, Australia, ternyata masih meninggalkan tanda tanya besar di benak Menteri Luar Negeri Iran, Muhammad Zafad Zarif. Dalam insiden itu, pencari suaka yang menjadi korban berasal dari Iran.
Zarif mengatakan, bahwa ia akan membentuk sebuah komite yang bertugas menyelidiki kejadian di pulau Manus.
"Mereka telah mengeluarkan pernyataan terhadap perlakuan WN Iran oleh Australia di sana (Papua Nugini). Mereka sepakat akan membentuk kelompok kerja dan isu ini akan dibahas bersamaan dengan isu kemanusiaan lainnya yang muncul akibat tindak kerusuhan itu," ungkap Zarif, saat bertemu dengan awak media, Kamis (6/3/2014).
Pulau Manus merupakan tempat dikumpulkannya para pencari suaka yang ditolak oleh pihak Australia. Beberapa pengamat sudah memprediksikan, bahwa insiden semacam ini akan mudah sekali tejadi, mengingat banyak sekali etnis yang dikumpulkan di pulau kecil tersebut.
Masalah pencari suaka, sampai saat ini masih menjadi masalah besar di Australia. Bahkan, negeri yang dalam beberapa waktu ini bersitegang dengan Indonesia, harus mendapat kecaman serta sorotan mengenai cara mereka menanggulangi pencari suaka yang dinilai tidak manusiawi.
Zarif mengatakan, bahwa ia akan membentuk sebuah komite yang bertugas menyelidiki kejadian di pulau Manus.
"Mereka telah mengeluarkan pernyataan terhadap perlakuan WN Iran oleh Australia di sana (Papua Nugini). Mereka sepakat akan membentuk kelompok kerja dan isu ini akan dibahas bersamaan dengan isu kemanusiaan lainnya yang muncul akibat tindak kerusuhan itu," ungkap Zarif, saat bertemu dengan awak media, Kamis (6/3/2014).
Pulau Manus merupakan tempat dikumpulkannya para pencari suaka yang ditolak oleh pihak Australia. Beberapa pengamat sudah memprediksikan, bahwa insiden semacam ini akan mudah sekali tejadi, mengingat banyak sekali etnis yang dikumpulkan di pulau kecil tersebut.
Masalah pencari suaka, sampai saat ini masih menjadi masalah besar di Australia. Bahkan, negeri yang dalam beberapa waktu ini bersitegang dengan Indonesia, harus mendapat kecaman serta sorotan mengenai cara mereka menanggulangi pencari suaka yang dinilai tidak manusiawi.
(esn)