Israel Ingin Seret Negara Tetangga Indonesia Ini dalam Perang Melawan Iran

Jum'at, 06 Maret 2026 - 07:36 WIB
loading...
Israel Ingin Seret Negara...
Israel ingin seret Australia dalam perang melawan Iran yang semakin meluas di Timur Tengah. Foto/Alma Research and Education Center
A A A
TEL AVIV - Israel bermaksud menyeret negara tetangga Indonesia, Australia, untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Rezim Zionis menyatakan sudah saatnya Canberra "bangun" dan memihak kepada Tel Aviv dan Washington.

Ajakan untuk Australia itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Israel Sharren Haskel kepada 7NEWS. Menurutnya, sudah saatnya Canberra berpartisipasi dalam serangan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

“Perang sekarang meningkat di semua lini. Jadi pesan saya kepada Australia adalah agar bangun,” katanya, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: Iran Ogah Minta Gencatan Senjata: Militer AS Rasakan Bencana Besar Jika Lakukan Invasi Darat!

“Saya berharap Australia, dengan sejarah panjangnya dalam membela kemanusiaan dan kebebasan di banyak perang sepanjang sejarah kita...untuk benar-benar bergabung juga," ujarnya.

Haskel menegaskan bagi warga Australia yang khawatir tentang dampak perang terhadap harga bahan bakar dan gas, perdagangan, perjalanan, dan keamanan maka konflik sekarang ini akan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Mereka perlu memahami apa yang mungkin terjadi di masa depan, yang akan jauh lebih berbahaya, yang juga akan jauh lebih mahal secara ekonomi,” katanya.

Haskel menambahkan bahwa jika putra mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, menjadi penggantinya, Israel tidak punya pilihan selain menargetkannya juga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Macron Tiba di Suriah,...
Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved