Jalanan di Caracas kembali dibanjiri demonstran
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:30 WIB
Jalanan di Caracas kembali dibanjiri demonstran
A
A
A
Sindonews.com – Puluhan pengunjuk rasa kembali membanjiri jalanan di kota Caracas, Venezuela, Senin (3/3/2014) malam. Para demonstran yang mempersenjatai diri dengan batu dan bom molotov ini kembali bersitegang dengan polisi anti hura-hara.
“Setidaknya tiga orang ditahan dalam bentrokan yang terjadi di distrik kelas menengah ibukota, pada malam peringatan satu bulan sejak awal protes di seluruh negeri,” ungkap Direktur Forum Pidana non -pemerintah Venezuela, Alfredo Romero, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (4/3/2014).
Sebelumnya, oposisi Venezuela menyerukan protes baru terhadap Presiden Nicolas Maduro dan peringatan kematian mantan pemimpin sosialis Hugo Chavez. "Kita akan berkumpul untuk memberi penghormatan kepada semua orang yang telah gugur akibat dari represi brutal dari rezim diktator ini," kata Corina Machado dari partai Will.
Sehari sebelumnya, pemerintah sempat membebaskan puluhan aktivis yang ditangkap pada akhir pekan lalu. Pembebasan ini merupakan tuntutan para pengunjuk rasa. Namun, hal ini tidak mengubah keadaan. Para pengunjuk rasa tetap turun ke jalan, karena masih marah dengan pemerintahan saat ini.
“Setidaknya tiga orang ditahan dalam bentrokan yang terjadi di distrik kelas menengah ibukota, pada malam peringatan satu bulan sejak awal protes di seluruh negeri,” ungkap Direktur Forum Pidana non -pemerintah Venezuela, Alfredo Romero, seperti dilansir Chanel News Asia, Selasa (4/3/2014).
Sebelumnya, oposisi Venezuela menyerukan protes baru terhadap Presiden Nicolas Maduro dan peringatan kematian mantan pemimpin sosialis Hugo Chavez. "Kita akan berkumpul untuk memberi penghormatan kepada semua orang yang telah gugur akibat dari represi brutal dari rezim diktator ini," kata Corina Machado dari partai Will.
Sehari sebelumnya, pemerintah sempat membebaskan puluhan aktivis yang ditangkap pada akhir pekan lalu. Pembebasan ini merupakan tuntutan para pengunjuk rasa. Namun, hal ini tidak mengubah keadaan. Para pengunjuk rasa tetap turun ke jalan, karena masih marah dengan pemerintahan saat ini.
(esn)