Kanada ancam boikot pertemuan puncak G8 di Rusia
Minggu, 02 Maret 2014 - 15:57 WIB
Kanada ancam boikot pertemuan puncak G8 di Rusia
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper, mengatakan, pihaknya kemungkinan akan bergabung dengan Amerika Serikat (AS) untuk memboikot pertemuan puncak G8 di Rusia pada Juni mendatang.
Langkah ini diambil setelah munculnya keputusan dari Parlemen Rusia yang memberikan lampu hijau pada Presiden Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Ukraina.
"Kami bergabung dengan sekutu kami dan mengutuk dalam istilah terkuat intervensi militer Presiden Putin di Ukraina," kata Harper dalam sebuah pernyataan, Sabtu (1/2/2014), seperti dikutip dari Reuters.
"Tindakan ini jelas melanggar kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial. Mereka juga melanggar kewajiban Rusia di bawah hukum internasional,” lanjut Harper.
Harper juga telah mengadakan pertemuan para menteri kabinetnya untuk membahas krisis di Ukraina. "Kanada mengakui legitimasi pemerintah Ukraina. Wilayah kedaulatan Ukraina harus dihormati dan orang-orang Ukraina harus bebas untuk menentukan masa depan mereka sendiri," tambah Harper.
"Kami menyerukan kepada Presiden Putin untuk segera menarik pasukannya ke markas mereka dan menahan diri dari tindakan provokatif dan lebih berbahaya," lanjutnya. Menurut Harper, Kanada telah menghentikan keterlibatannya dalam persiapan untuk pertemuan puncak G8.
Langkah ini diambil setelah munculnya keputusan dari Parlemen Rusia yang memberikan lampu hijau pada Presiden Vladimir Putin untuk mengirim pasukan ke Ukraina.
"Kami bergabung dengan sekutu kami dan mengutuk dalam istilah terkuat intervensi militer Presiden Putin di Ukraina," kata Harper dalam sebuah pernyataan, Sabtu (1/2/2014), seperti dikutip dari Reuters.
"Tindakan ini jelas melanggar kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial. Mereka juga melanggar kewajiban Rusia di bawah hukum internasional,” lanjut Harper.
Harper juga telah mengadakan pertemuan para menteri kabinetnya untuk membahas krisis di Ukraina. "Kanada mengakui legitimasi pemerintah Ukraina. Wilayah kedaulatan Ukraina harus dihormati dan orang-orang Ukraina harus bebas untuk menentukan masa depan mereka sendiri," tambah Harper.
"Kami menyerukan kepada Presiden Putin untuk segera menarik pasukannya ke markas mereka dan menahan diri dari tindakan provokatif dan lebih berbahaya," lanjutnya. Menurut Harper, Kanada telah menghentikan keterlibatannya dalam persiapan untuk pertemuan puncak G8.
(esn)