Taliban Pakistan umumkan gencatan senjata 1 bulan
Sabtu, 01 Maret 2014 - 23:25 WIB
Taliban Pakistan umumkan gencatan senjata 1 bulan
A
A
A
Sindonews.com – Taliban Pakistan pada Sabtu (1/3/2014), mengumumkan gencatan senjata selama satu bulan. Gencata senjata ini bertujuan untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai.
"Para pemimpin senior Taliban menyarankan semua sub kelompok untuk menghormati panggilan Taliban untuk gencatan senjata dan mematuhinya, serta benar-benar menahan diri dari semua kegiatan jihad dalam periode ini," kata juru bicara Taliban, Shahidullah Shahid, seperti dikutip dari Reuters.
Para pejabat senior Taliban mengatakan kepada Reuters, bahwa mereka mengumumkan gencatan senjata setelah menerima jaminan dari Pemerintah Pakistan, bahwa pasukan Pakistan tidak akan menyerang Taliban.
"Pejabat senior pemerintah federal berjanji, bahwa pemerintah dan lembaga penegak hukum tidak akan mengambil tindakan apapun terhadap rakyat kami di negeri ini," kata seorang komandan senior Taliban.
Namun, Seorang negosiator pemerintah tidak bisa mengkonfirmasi adanya jaminan seperti itu dari Pemerintah Pakistan. Ia hanya mengatakan, pembicaraan damai bisa dilakukan jika gencatan senjata dihormati.
Sebelumnya, Pemerintah Pakistan dan Taliban telah memulai pembicaraan damai pada 6 Februari silam. Namun, perundingan itu terhenti setelah Taliban mengaku membunuh 23 tentara Pakistan sebagai tindakan balas dendam atas pembunuhan yang dilakukan tentara Pakistan terhadap anggota Taliban.
"Para pemimpin senior Taliban menyarankan semua sub kelompok untuk menghormati panggilan Taliban untuk gencatan senjata dan mematuhinya, serta benar-benar menahan diri dari semua kegiatan jihad dalam periode ini," kata juru bicara Taliban, Shahidullah Shahid, seperti dikutip dari Reuters.
Para pejabat senior Taliban mengatakan kepada Reuters, bahwa mereka mengumumkan gencatan senjata setelah menerima jaminan dari Pemerintah Pakistan, bahwa pasukan Pakistan tidak akan menyerang Taliban.
"Pejabat senior pemerintah federal berjanji, bahwa pemerintah dan lembaga penegak hukum tidak akan mengambil tindakan apapun terhadap rakyat kami di negeri ini," kata seorang komandan senior Taliban.
Namun, Seorang negosiator pemerintah tidak bisa mengkonfirmasi adanya jaminan seperti itu dari Pemerintah Pakistan. Ia hanya mengatakan, pembicaraan damai bisa dilakukan jika gencatan senjata dihormati.
Sebelumnya, Pemerintah Pakistan dan Taliban telah memulai pembicaraan damai pada 6 Februari silam. Namun, perundingan itu terhenti setelah Taliban mengaku membunuh 23 tentara Pakistan sebagai tindakan balas dendam atas pembunuhan yang dilakukan tentara Pakistan terhadap anggota Taliban.
(esn)