Kerusuhan kian parah, AS akan berikan sanksi untuk Ukraina
Jum'at, 21 Februari 2014 - 18:58 WIB
Kerusuhan kian parah, AS akan berikan sanksi untuk Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Kerusuhan yang terjadi di ibu kota Ukraina, Kiev, semakin parah. Jumlah korban tewas dilaporkan terus bertambah. Atas tragedi ini, Amerika Serikat (AS) mengaku mulai menyiapkan sanksi untuk Ukraina.
Wakil Presiden AS, Joe Biden, mengatakan, Pemerintah AS tengah menyiapkan sanksi untuk Ukraina terkait kerusuhan terbaru yang terjadi di Kiev. Melalui sambungan telepon, Biden menjelaskan rencana penerapan sanksi itu kepada Presiden Ukraina Viktor Yanukovych.
"Wapres Biden menelepon Presiden Yanukovych untuk penarikan pasukan keamanan, termasuk polisi, sniper, militer dan unit paramiliter, serta kekuatan keamanan yang tidak wajar lainnya," ungkap pihak Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Jumat (21/2/2014).
"Wakil Presiden telah menjelaskan, bahwa AS siap memberikan sanksi kepada siapa pun yang bertanggungjawab atas kekerasan," lanjut pernyataan itu. Belum ada kejelasan jenis sanksi yang akan diberikan AS kepada Ukraina.
Sebelumnya, Pemerintah Presiden Barack Obama menolak memberikan visa kepada 20 pejabat Ukraina. Pemerintahan Obama mengumumkan aturan tersebut sebagai reaksi dari kerusuhan yang kembali terjadi di Kiev.
Wakil Presiden AS, Joe Biden, mengatakan, Pemerintah AS tengah menyiapkan sanksi untuk Ukraina terkait kerusuhan terbaru yang terjadi di Kiev. Melalui sambungan telepon, Biden menjelaskan rencana penerapan sanksi itu kepada Presiden Ukraina Viktor Yanukovych.
"Wapres Biden menelepon Presiden Yanukovych untuk penarikan pasukan keamanan, termasuk polisi, sniper, militer dan unit paramiliter, serta kekuatan keamanan yang tidak wajar lainnya," ungkap pihak Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Jumat (21/2/2014).
"Wakil Presiden telah menjelaskan, bahwa AS siap memberikan sanksi kepada siapa pun yang bertanggungjawab atas kekerasan," lanjut pernyataan itu. Belum ada kejelasan jenis sanksi yang akan diberikan AS kepada Ukraina.
Sebelumnya, Pemerintah Presiden Barack Obama menolak memberikan visa kepada 20 pejabat Ukraina. Pemerintahan Obama mengumumkan aturan tersebut sebagai reaksi dari kerusuhan yang kembali terjadi di Kiev.
(esn)