Pasangan kumpul kebo di Pakistan dirajam hingga tewas

Senin, 17 Februari 2014 - 16:36 WIB
Pasangan kumpul kebo...
Pasangan kumpul kebo di Pakistan dirajam hingga tewas
A A A
Sindonews.com – Pasangan di Pakistan yang hidup tanpa ikatan pernikahan atau “kumpul kebo” telah dirajam sampai tewas atas perintah ulama lokal. Pasangan itu dituduh melakukan perzinaan yang melanggar hukum agama.

Delapan orang telah ditangkap polisi, termasuk ulama yang memerintahkan hukuman rajam terhadap dua orang di Desa Manzkai, sekira 150 kilometer dari Kota Quetta, Provinsi Baluchistan, Pakistan.

”Penduduk setempat mengatakan kepada pihak berwenang, bahwa pria dan wanita tersebut dirajam sampai tewas. Beberapa orang juga mengatakan, bahwa mereka dilempari batu, kemudian ditembak,” kata pejabat senior Pemerintah Pakistan, Zulfiqar Durrani kepada AFP , Senin (17/2/20140.

Durrani mengatakan, bahwa para saksi menyebut, pria dan wanita itu merupakan warga suku yang menjalani hidup secara nomaden atau berpindah-pindah. Namun, pasangan itu dituduh sebagai apsangan gekap atau tanpa ikatan pernikahan.

”Jenazah pria dan wanita itu telah dikubur. Keduanya dipastikan telah tewas,” ujar Durrani. Pejabat polisi setempat, Abdul Latif Kakar, membenarkan praktik hukum rajam itu. Namun, dia memastikan kasus itu akan diselidiki hingga tuntas.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
47 menit yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
3 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
4 jam yang lalu
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved