AS peringatkan potensi kudeta militer di Thailand

Selasa, 04 Februari 2014 - 16:53 WIB
AS peringatkan potensi...
AS peringatkan potensi kudeta militer di Thailand
A A A
Sindonews.com – Konflik politik di Thailand terus berlanjut. Kubu oposisi akan menempuh jalur hukum untuk membatalkan Pemilu dan membubarkan partai berkuasa pendukung Perdana Menteri Yingluck Shinawatra.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang merupakan sekutu Thailand, telah memperingatkan bahwa, konflik politik yang tidak kunjung berhenti itu, akan memicu kudeta militer. Peringatan itu, disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jennifer Psaki.

“Kita tentu tidak ingin melihat kudeta atau kekerasan,” kata Psaki, seperti dikutip Reuters. ”Kami berbicara langsung kepada seluruh elemen dalam masyarakat Thailand untuk mengedepankan demokrasi dan konstitusional sebagai cara untuk menyelesaikan konflik politik.”

Oposisi, pada malam ini akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membatalkan Pemilu dan pembubaran Partai Pue Thai. Gugatan itu akan diajukan kubu Partai Demokrat, yang merupakan partai oposisi Thailand.

Tidak hanya menilai Pemilu yang digelar Minggu lalu tidak konstitusional, oposisi juga menyebut, pemberlakukan status darurat oleh Pemerintah Thailand juga melanggar konstitusi.

”Ini berarti Pemilu itu tidak bebas dan adil,” kata Virat Kalayasiri, pengacara dari Partai Demokrat. ”Kami menuntut pembubaran Partai Puea Thai ( partai berkuasa ) dan larangan politik bagi para eksekutif .”

Partai pendukung Yingluck itu telah mengklaim kemenangan Pemilu yang digelar Minggu lalu. Juru bicara Partai Puea Thai, Pormpong Nopparit, mengklaim penerapan status darurat di Thailand sah. Dia menilai langkah oposisi itu sebagai taktik untuk mendiskreditkan partai berkuasa.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
39 menit yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
1 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
2 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
4 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved