Lagi, al-Qaeda eksekusi 70 orang di Raqqa
Senin, 13 Januari 2014 - 14:48 WIB
Lagi, al-Qaeda eksekusi 70 orang di Raqqa
A
A
A
Sindonews.com – Setelah mengeksekusi sekitar 50 orang di Aleppo beberapa hari lalu, militan al-Qaeda kembali melakukan hal serupa di Raqqa, Suriah.
Setidaknya 70 jenazah tergeletak di jalan, dengan kondisi luka tembak setelah dieksekusi kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) al-Qaeda.
”Sekitar 70 mayat, sebagian besar ditembak di kepala. Semua dikumpulkan dan dibawa ke rumah sakit,” kata salah seorang aktivis Suriah, yang diwawancarai dengan syarat anonim, seperti dilansir Reuters, Senin (13/1/2014).
”Banyak dari mereka yang dieksekusi, sebelumnya terluka setelah terlibat pertempuran. Menurut ativis itu, rata-rata korban eksekusi adalah para militan lain yang berseberangan dengan kelompok ISIL.
Raqqa, menjadi satu-satunya wilayah di Suriah yang dikuasai para militan ISIL. Mereka kerap bertempur dengan kelompok militan lain, seperti Front al-Nusra. Kelompok itu, sebelumnya pernah memberikan pernyataan tertulis, bahwa mereka tidak segan-segan membunuh siapa pun yang menjadi lawan mereka.
Sementara itu, Abdallah Farraj, seorang anggota Koalisi Oposisi Nasional Suriah, mengklaim, pasukan oposisi telah berhasil mengusir para militan ISIL dari Aleppo. Namun, dia mencemaskan kekuatan oposisi yang kekurangan senjata.
”Para pasukan oposisi tidak memiliki organisasi dan senjata untuk menang. Ini akan sulit untuk mengalahkan tanpa bantuan militer untuk menyerang ISIL,” ujarnya.
Setidaknya 70 jenazah tergeletak di jalan, dengan kondisi luka tembak setelah dieksekusi kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) al-Qaeda.
”Sekitar 70 mayat, sebagian besar ditembak di kepala. Semua dikumpulkan dan dibawa ke rumah sakit,” kata salah seorang aktivis Suriah, yang diwawancarai dengan syarat anonim, seperti dilansir Reuters, Senin (13/1/2014).
”Banyak dari mereka yang dieksekusi, sebelumnya terluka setelah terlibat pertempuran. Menurut ativis itu, rata-rata korban eksekusi adalah para militan lain yang berseberangan dengan kelompok ISIL.
Raqqa, menjadi satu-satunya wilayah di Suriah yang dikuasai para militan ISIL. Mereka kerap bertempur dengan kelompok militan lain, seperti Front al-Nusra. Kelompok itu, sebelumnya pernah memberikan pernyataan tertulis, bahwa mereka tidak segan-segan membunuh siapa pun yang menjadi lawan mereka.
Sementara itu, Abdallah Farraj, seorang anggota Koalisi Oposisi Nasional Suriah, mengklaim, pasukan oposisi telah berhasil mengusir para militan ISIL dari Aleppo. Namun, dia mencemaskan kekuatan oposisi yang kekurangan senjata.
”Para pasukan oposisi tidak memiliki organisasi dan senjata untuk menang. Ini akan sulit untuk mengalahkan tanpa bantuan militer untuk menyerang ISIL,” ujarnya.
(mas)