Kritik Nabi Muhammad, pria Mauritania terancam hukuman mati

Selasa, 07 Januari 2014 - 09:48 WIB
Kritik Nabi Muhammad,...
Kritik Nabi Muhammad, pria Mauritania terancam hukuman mati
A A A
Sindonews.com - Seorang pemuda Muslim di Mauritania, terancam hukuman mati setelah, menulis artikel berisi kritikan terhadap Nabi Muhammad. Pengadilan setempat menyatakan, pemuda itu dihukum dengan tuduhan murtad.

Pemuda yang identitasnya tidak disebutkan itu, ditangkap Kamis lalu di Nouadhibou, barat laut Mauritania. ”(Dia) dihukum karena kurangnya rasa hormat terhadap Nabi. Dia dipenjara,” kata sumber di pengadilan Mauritania, kepada AFP, Selasa (7/1/2014).

Kendati demikian, penulis artikel itu akan diberi kesempatan oleh hakim untuk bertobat.”Jika dia menolak, risikonya hukuman mati,” ujar sumber itu.

Dalam artikel di sebuah situs yang kini telah dihapus, pemuda itu mempertanyakan keputusan yang diambil oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya selama perang suci.

Artikel berisi kritikan terhadap Nabi Muhammad itu muncul untuk pertama kalinya di Mauritania, di mana negara itu menerapkan hukum atau syariah Islam yang ketat. Kendati demikian, negara itu tercatat tidak pernah menerapkan hukuman mati sejak 1980-an.
(mas)
Berita Terkait
Mauritania Gunakan Rambut...
Mauritania Gunakan Rambut untuk Atasi Tumpahan Minyak Kapal Jepang
Kapal Jepang Penyebab...
Kapal Jepang Penyebab Tumpahan Minyak Mauritania Lolos Cek Tahunan
Maladewa dan Mauritania,...
Maladewa dan Mauritania, Negara 100 Persen Islam
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam yang Pernah Dijajah Prancis
CERMIN: Tuhan (Tak)...
CERMIN: Tuhan (Tak) Ada di Guantanamo
Roket Misi Bulan China...
Roket Misi Bulan China Jatuh Tak Terkontrol Dekat Mauritania
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved