Menlu AS desak Palestina-Israel perpanjang waktu perundingan damai
Minggu, 08 Desember 2013 - 04:44 WIB
Menlu AS desak Palestina-Israel perpanjang waktu perundingan damai
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mendesak Israel dan Palestina untuk memperpanjang pembicaraan damai mereka, di luar kerangka waktu sembilan bulan. Menurut Kerry, hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kegagalan yang mungkin terjadi.
Seperti dilaporkan Channel 1 Israel, Sabtu (7/12/2013), hal itu diungkapkan Kerry di tengah meningkatnya kesulitan yang dihadapi oleh negosiator kedua belah pihak. Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Kerry menggambarkan posisi yang tidak dapat didamaikan.
Sementara Netanyahu bersikeras membangun pos keamanan di pinggiran Tepi Barat untuk menghadapi ancaman terhadap wilayah dan warga Israel. Sementara Abbas menentang pengerahan pasukan Israel di atas tanah Palestina di masa depan.
Namun, laporan ini juga mengungkapkan, Kerry menunjukkan optimisme pada akhir perjalanannya ke Israel. “Israel dan Palestina lebih dekat dengan kesepakatan damai,” ujar Kerry.
Seperti dilaporkan Channel 1 Israel, Sabtu (7/12/2013), hal itu diungkapkan Kerry di tengah meningkatnya kesulitan yang dihadapi oleh negosiator kedua belah pihak. Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Kerry menggambarkan posisi yang tidak dapat didamaikan.
Sementara Netanyahu bersikeras membangun pos keamanan di pinggiran Tepi Barat untuk menghadapi ancaman terhadap wilayah dan warga Israel. Sementara Abbas menentang pengerahan pasukan Israel di atas tanah Palestina di masa depan.
Namun, laporan ini juga mengungkapkan, Kerry menunjukkan optimisme pada akhir perjalanannya ke Israel. “Israel dan Palestina lebih dekat dengan kesepakatan damai,” ujar Kerry.
(esn)