AS & Swedia berkomplot mata-matai Rusia
Kamis, 05 Desember 2013 - 17:27 WIB
AS & Swedia berkomplot mata-matai Rusia
A
A
A
Sindonews.com - Swedia diketahui bekerjasama dengan Amerika Serikat untuk memata-matai Pemerintah Rusia. Demikian bocoran dokumen rahasia dari National Security Agency (NSA) AS yang dilaporkan media Swedia.
Sebuah stasiun televisi Swedia mengutip sebuah bocoran dokumen tertanggal 18 April 2013, mengatakan, Swedia National Defence Radio Establishment (FRA) melakukan penyadapan komunikasi elektronik, untuk membantu memberikan informasi tentang Rusia kepada AS.
”FRA menydiakan koleksi unik untuk NSA, berupa kepemimpinan dan politik internal,” bunyi dokumen itu, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/12/2013). FRA menolak mengomentari bocoran dokumen rahasia itu.
”Kami pada umumnya memiliki kerjasama internasional dengan sejumlah negara, yang didukung undang-undang Swedia, tapi kami tidak mengomentari dengan siapa kami bekerjasama,” kata Anni Bolenius, kepala komunikasi FRA.
Dalam sebuah dokumen lain yang terpisah, karyawan tingkat tinggi NSA diberitahu untuk menerima informasi dari Swedia guna melanjutkan pekerjaannya dalam memata-matai Rusia.
Stasiun televisi Swedia mengaku, memperoleh bocoran dokumen rahasia itu dari Glenn Greenwald, wartawan yang membawa bocoran data whistleblower NSA, Edward Joseph Snowden. Snowden sendiri kini berada di Rusia, setelah mendapat suaka setahun dari Presiden Vladimir Putin.
Sebuah stasiun televisi Swedia mengutip sebuah bocoran dokumen tertanggal 18 April 2013, mengatakan, Swedia National Defence Radio Establishment (FRA) melakukan penyadapan komunikasi elektronik, untuk membantu memberikan informasi tentang Rusia kepada AS.
”FRA menydiakan koleksi unik untuk NSA, berupa kepemimpinan dan politik internal,” bunyi dokumen itu, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/12/2013). FRA menolak mengomentari bocoran dokumen rahasia itu.
”Kami pada umumnya memiliki kerjasama internasional dengan sejumlah negara, yang didukung undang-undang Swedia, tapi kami tidak mengomentari dengan siapa kami bekerjasama,” kata Anni Bolenius, kepala komunikasi FRA.
Dalam sebuah dokumen lain yang terpisah, karyawan tingkat tinggi NSA diberitahu untuk menerima informasi dari Swedia guna melanjutkan pekerjaannya dalam memata-matai Rusia.
Stasiun televisi Swedia mengaku, memperoleh bocoran dokumen rahasia itu dari Glenn Greenwald, wartawan yang membawa bocoran data whistleblower NSA, Edward Joseph Snowden. Snowden sendiri kini berada di Rusia, setelah mendapat suaka setahun dari Presiden Vladimir Putin.
(mas)