Filipina janji lindungi korban topan Haiyan dari perdagangan manusia

Rabu, 04 Desember 2013 - 20:21 WIB
Filipina janji lindungi...
Filipina janji lindungi korban topan Haiyan dari perdagangan manusia
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Filipina berjanji untuk meningkatkan upaya untuk mencegah perdagangan manusia termaksud kegiatan eksploitasi terhadap para korban topan Haiyan atau yang ditingkat lokal disebut topan Yolanda, Rabu (4/12/2013).

Jaminan tersebut disampaikan oleh Menteri Kehakiman Filipina Leila de Lima setelah Chris Smith, anggota kongres dari Partai Republik Amerika Serikat memperingatkan bahwa perempuan dan anak-anak yang menjadi korban topan Haiyan berisiko menjadi korban perdagangan manusia.

"Pemerintah Filipina akan mengadopsi sejumlah langkah tambahan untuk mencegah perdagangan manusia dan kegiatan perekrutan ilegal di wilayah yang terkena dampak bencana," ungkap De Lima yang juga menjabat sebagai ketua Inter-Agency Council Against Trafficking Filipina.

Pekan lalu, Smith, anggota kongres dari Partai Republik telah memimpin tiga delegasi ke Filipina. Kemarin dalam pidato di depan subkomite kongres untuk urusan luar negeri AS, Smith menuturkan, korban topan Haiyan ini dalam waktu lama akan kehilangan harapan dan beresiko menjadi korban perdagangan seks.

Smith melanjutkan, sejauh ini di antara ribuan korban topan Filipina, banyak yang telah diangkut keluar zona bencana menuju Ibu Kota Manila. Mereka mungkin saja menerima tawaran kerja untuk berkerja di Arab Saudi dan Korea Selatan. Sejauh ini AS menggangap Filipina tidak menerapkan standar minimum untuk menghilangkan praktik perdagangan manusia.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
35 menit yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
1 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
2 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
2 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
3 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved