AS & Jepang kompak menentang blok udara China

Selasa, 03 Desember 2013 - 09:54 WIB
AS & Jepang kompak menentang...
AS & Jepang kompak menentang blok udara China
A A A
Sindonews.com – Amerika Serikat dan Jepang sepakat menentang klaim blok udara di kawasan Laut China Timur oleh Beijing. Kendati demikian, Wakil Presiden AS Joe Biden mendesak Jepang dan China meredam ketegangan di Asia.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pada Selasa (3/12/2013), menegaskan, bahwa Tokyo dan Washington, menentang klaim blok udara Laut China Timur oleh Beijing. ”Kami dan Amerika Serikat memiliki sikap yang sama, tidak mengakui ADIZ (zona pertahanan udara Beiijing) ini,” kata Suga, dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, Wapres AS Joe Biden mendesak Jepang dan China untuk menurunkan ketegangan di Asia. Namun, kata Biden, AS tetap berdiri pada sebuah perjanjian, untuk mempertahankan
pulau-pulau yang dikuasai Jepang.

Menurut Biden, Washington enggan diseret dalam konflik kedua negara Asia tersebut. Biden hari dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, sebelum berkunjung ke China. “Kami tetap sangat prihatin dengan klaim Zona Pertahanan Udara (oleh Beijing),” bunyi konfirmasi tertulis dari Biden kepada media Jepang, Asahi.

”Insiden terbaru ini menggarisbawahi perlunya kesepakatan antara Cina dan Jepang untuk membangun manajemen krisis untuk menurunkan ketegangan,” imbuh Biden.

Juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan, untuk alasan keamanan, operator pesawat AS akan memberitahukan negara-negara asing saat akan melintas. ”Namun, bukan berarti ini menerima ADIZ (China). Posisi Pemerintah AS konsisten, bahwa kita tidak menerima legitimasi persyaratan China,” kata Carney.

Sengketa antara Jepang dan China atas klaim pulau-pulau di Laut China Timur sudah terjadi selama berbulan-bulan. China mengklaim pulau-pulau itu dengan nama Diaoyu. Sedangkan Jepang mengklaim dengan nama Senkaku.

Ketegangan yang terjadi beberapa hari ini dipicu klaim sepihak China atas blok udara di kawasan Laut China Timur. Klaim itu selain diikuti dengan penerbitan peta, juga disertai aturan, di mana pesawat manapun yang melintas blok udara yang diklaim Beijing itu harus tunduk pada aturan Beijing, salah satunya harus izin.

Namun klaim Beijing itu sempat diabaikan AS dan Jepang. Mereka sebelumnya nekat menerbangkan pesawat tempur. Aksi itu dibalas militer China dengan dua hari berturut-turut mengerahkan beberapa pesawat jet tempur.
(mas)
Berita Terkait
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Jepang Sebut Niat Militer...
Jepang Sebut Niat Militer China Tidak Jelas, Timbulkan Ancaman Serius
Sanae Takaichi Menang,...
Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
China Bebaskan Tersangka...
China Bebaskan Tersangka Mata-mata Jepang dari Penjara
Silakan Pilih: China...
Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda
Ribut dengan China,...
Ribut dengan China, Jepang Siap Kerahkan Rudal ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
17 menit yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
1 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
2 jam yang lalu
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
3 jam yang lalu
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved